Puluhan Hektare Lahan Sawah Petani Aurgading Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

BUNGO280 Dilihat

Bungonews net, BUNGO – Sebanyak 20 hektare lahan cetak sawah milik petani di Dusun Aurgading, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, dipastikan terancam gagal panen pada musim tanam tahun 2025. Kondisi ini disebabkan banjir akibat luapan Sungai Jujuhan yang terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025.

Puluhan Hektrare lahan persawahan desa Aur Gading Terendam Banjir

Luapan air sungai merendam seluruh areal persawahan dengan ketinggian air mencapai 1 meter, bahkan di beberapa titik hingga 2 meter. Akibatnya, tanaman padi yang menjadi tumpuan utama ekonomi petani tidak dapat diselamatkan.
Ketua Kelompok Tani Aurgading, H. Manan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa seluruh lahan cetak sawah milik kelompok tani terdampak banjir dan hampir dipastikan gagal panen.
“Benar, sekitar 20 hektare lahan cetak sawah kelompok tani di Aurgading terancam gagal panen akibat luapan Sungai Jujuhan yang terjadi sejak Selasa, 30 Desember 2025,” ujar H. Manan.
Ia menambahkan, kegagalan panen ini membuat petani terancam mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, mengingat gabah hasil panen merupakan sumber penghidupan utama para petani.
“Kami sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah, baik berupa bantuan bibit maupun bantuan lainnya, karena petani jelas mengalami kerugian besar akibat banjir ini,” harapnya.
Selain lahan persawahan, banjir juga dilaporkan merendam sejumlah lahan perkebunan milik warga, sehingga hasil panen perkebunan pun turut terdampak dan tidak dapat dipanen.( BN )

Dilaporkan Oleh : Azhar
Editor : Azwari

 

Komentar