oleh

Terkait Dugaan Pembelian Buku dan SPP , Begini Pengakuan Kepala MAN 1 Bungo

-BUNGO, JAMBI, NASIONAL-1.645 views

Bungonews.net, BUNGO -Dugaan pungutan liar ( PUNGLI ) SPP dan pembelian buku pelajaran di MAN 1 Bungo viral dimedia sosial Facebook sebagaimana postingan akun Facebook M.Yongli ( 23/09/21)

Di dinding Facebook M.Yongli yang sempat hilang beberapa jam muncul lagi menyebutkan adanya dugaan siswa diwajibkan membeli buku pelajaran yang nilainya mencapai Rp.2.055.400 dan pembayaran SPP sebesar Rp.150.000, / siswa

Postingan M.Yongli yang melampirkan Poto daftar harga buku kelas XI pun ditanggapi oleh nitizen yang menyayangkan sekolah negeri ada pungutan SPP dan pembelian buku.

Kepada Bungonews ( 23/09/21) mengakui bahwa informasi yang tersebut ia terima dari siswa dan orang tua siswa ” Ada rekaman pengakuan nya dengan saya bang, dalam kondisi pandemi ini sekolah memungut SPP dan mewajibkan siswa membeli buku ,saya cuma kasihan bang dengan masyarakat dan tidak ada maksud lain ” ujar M.Yongli mengakui

Sementara Doni Apriyan kepala MAN 1 Bungo dikonfirmasi Bungonews diruangan kerjanya ( 24/09/21) mengatakan bahwa informasi terkait pembelian buku dan SPP tersebut diketahui nya dari postingan Facebook dan laporan dari guru dan staf disekolah ” Selain dari rekan -rekan wartawan saya juga mendapat informasi adanya tuduhan pembelian buku dan SPP dari guru dan staf saya ” Tutur Doni alias Cix Don mengawali perbincangan nya dengan Bungonews.net.

” Kebenaran informasi yang disampaikan tersebut belum saya klarifikasi dengan pihak komite sekolah maupun dengan pihak koperasi ” imbuhnya

Berdasarkan hasil musyawarah buku dapat dibeli oleh siswa melalui koperasi sekolah karena buku tidak disediakan dari sekolah , berapa jumlah dan harga nya silahkan ditanya dengan pengurus koperasi Iklas Beramal ” Ujar Doni

Ditanya bukankah Buku pelajaran disediakan oleh sekolah dan didanai oleh Dana Bos ? Doni menjelaskan bahwa pihak nya tidak menggunakan dana bos untuk pembelian buku karena dana Bos 10 persen untuk pembelian buku tidak cukup untuk membeli buku kebutuhan siswa , kalau dibeli juga dengan dana bos maka akan jadi masalah karena ada siswa yang dapat buku dan ada yang tidak , sehingga disepakati dana bos pembelian buku sengaja tidak dicairkan ” Tutur nya menjelaskan

Lantas bagaimana dengan pungutan SPP sebesar Rp.150.000/ siswa perbulan ? Tidak ada pungutan SPP yang ada iuran komite sekolah , Uang komite sekolah tersebut dipungut oleh pihak komite sekolah berdasarkan kesepakatan rapat komite dan wali murid dan penggunaan nya juga oleh komite sekolah bukan dari pihak sekolah ” tutup nya ( BN .R.001-war )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed