Berdiri Tahun 2001 Baru Kali Ini BUMD Bungo Nyatakan Bangkrut dan Pecat Karyawan

951

Bungonews.net .BUNGO – PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( BDMU ) Perusahan Milik daerah ( BUMD ) Kabupaten Bungo resmi didirikan pada tahun 2001  sebagaimana di atur dalam Perda nomor 03 tahun 2001

Kehadiran BDMU di kala itu tidak saja memberikan peluang dan kesempatan kerja bahkan mampu meningkatkan aset daerah berupa ruko tempat usaha , perhotelan , supermarket  dan kendaraan travel jasa angkutan darat

Seiring berjalan nya waktu  dan berganti nya kepala daerah ( bupati ) di tahun 2020  PT. Bungo Dani  Mandiri  tidak lagi menjadi perusahaan bonapid namun kian anjlok bahkan tidak mampu lagi bertahan dan tidak lagi menjadi perusahan yang patut di contoh oleh perusahaan swasta bahkan melakukan pemecatan karyawan dengan alasan bangkrut tanpa memberikan pasangon dan hak – hak karyawan

Menurut sumber media ini  Pemecatan Karyawan dan tidak optimalnya pengoperasian peulrusahan milik daerah ini berawal dari  pemutusan sepihak kontrak kerjasama devisi kelistrikan antara PT.Bungo Dani Mandiri Utama dengan PT. Bungo Alam Semesta ( BAS) di tahun 2019 yang lalu

” Sejak  di putuskan  sepihak kontrak   kerjasama PT.Bungo Dani Mandiri Utama dengan PT.BAS yang di bidang Kelistrikan disitu lah awal kehancuran nya  karena tidak ada lagi kegiatan produktif untuk membiayai operasional perusahaan ” Tutur Sumber

Pemutusan sepihak kerjasama ini tidak saja berpeluang berurusan dengan hukum, baik persoalan aset ,perjanjian kontrak maupun persoalan pengangkatan direktur yang tidak sesuai prosedur dan mekanisme namun juga pemecatan karyawan dengan alasan bangkrut tanpa membayar gaji ,pasangon dan THR  ( Dalam proses Sidang di PHI )

” Tidak gampang mengaku sebuah perusahaan bangkrut tanpa melalui proses putusan pengadilan negeri , saya meyakini ini adalah akal- akalan saja ” Ujar Sumber

Terkait pemecatan sepihak karyawan PT.BDMU Bungo ini di akui oleh Ading Sandiko perwakilan karyawan kepada Bungo news  ( 1/10 )
” Gugatan Eks Karyawan BDMU yang di pecat ke PN PHI Jambi senilai Rp. 1,2 miliar masih menunggu jawaban dari
Mairizal yang ngaku sebagai direktur  ( tergugat ) ” Tutur Ading Sandiko

Menarik nya  Ading Sandiko yang di benarkan oleh Yd mengaku bahwa ada penambahan karyawan di BUMD / PT.Bungo Dani Mandiri Utama berasal dari luar kota

” Ada penambahan karyawan PT. BDMU berasal dari luar daerah bang ” Tutur Ading membenarkan

Kuat dugaan penerimaan karyawan baru di PT.BDMU  tanpa  mempedomani UU ketenagakerjaan  RI .

Selain itu di peroleh informasi bahwa pihak PT.BAS akan melakukan Somasi terkait pemutusan sepihak kontrak kerjasama dan perampasan  aset milik PT.BAS

Berbagai pihak meminta kepada kepala daerah terpilih nanti nya mampu mengelola BMUD menjadi Perusahan bonafid yang patut menjadi contoh bagi perusahaan swasta lain nya serta memberikan kontribusi kesempatan kerja baru dan kontribusi berupa pendapatan daerah

( BN.R. 001)

Facebook Comments