Pernah Masuk Pusaran Laporan KPK, PT BDH Kini Kantongi Proyek Rp25 Miliar RSUD STS Tebo

TEBO4 Dilihat

Bungonews.net,Tebo-Penetapan PT Bumi Delta Hatten (BDH) sebagai pemenang proyek Pengembangan Gedung Kebidanan dan Anak, Rawat Inap THT dan Mata RSUD Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Tebo senilai hampir Rp25 miliar menjadi perhatian publik. Pasalnya, perusahaan konstruksi asal Jambi tersebut sebelumnya pernah masuk dalam pusaran laporan yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek pembangunan Islamic Center Provinsi Jambi senilai sekitar Rp150 miliar.

Kini, di tengah sorotan terhadap rekam jejak sejumlah proyek yang pernah dikerjakannya, PT BDH kembali dipercaya menggarap proyek strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Tebo.
Selain proyek Islamic Center, nama PT BDH juga pernah dikaitkan dengan proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Pasar Angso Duo Jambi senilai Rp34,5 miliar yang sempat menuai kritik dari berbagai kalangan.

Permasalahan genangan air, kondisi vegetasi, hingga catatan hasil pemeriksaan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Meski laporan maupun kritik tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran hukum, rekam jejak perusahaan tetap menjadi perhatian publik. Apalagi proyek yang kini akan dikerjakan merupakan fasilitas kesehatan yang membutuhkan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, serta akuntabilitas tinggi.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp24,95 miliar dari pagu Rp25,07 miliar, masyarakat berharap proses pelaksanaan proyek RSUD STS Tebo berjalan transparan, sesuai spesifikasi, dan bebas dari persoalan yang berpotensi merugikan keuangan daerah maupun pelayanan publik.
Pengawasan dari pemerintah daerah, aparat pengawas internal, DPRD, hingga aparat penegak hukum dinilai penting untuk memastikan proyek tersebut benar-benar menghasilkan bangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pertanyaannya kini bukan lagi siapa pemenang tendernya, melainkan apakah proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut mampu menjawab harapan masyarakat atau justru menambah daftar proyek yang menyisakan polemik di kemudian hari.( BN )

Komentar