Baru Setahun Di Lounching , RAjA BERAS di Bungo Mulai Redup , Petani Jual Gabah Ke Sumbar Dan Riau

BUNGO, NASIONAL161 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO- Dengan bangganya pemerintah kabupaten Bungo dan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) PT.Bungo Dani Mandiri Utama ( BDMU ) telah melounching usaha beras milik BUMD / BDMU yang diberi nama ” RAJA BERAS “

Kebanggaan ini tentunya juga kebanggaan masyarakat kabupaten Bungo sebab dengan adanya usaha Beras alias RAJA BERAS tersebut tidak berperan penstabil harga beras di kabupaten Bungo namun juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan serta memberikan PAD  untuk kabupaten Bungo

Harapan ini disampaikan langsung oleh direktur BDMU disaat louncihing Usaha beras BDMU oleh Bupati Bungo , H.Mashuri, SP.ME

Drs.Mairizal Ak.M.Hum dengan penuh percaya diri menyampaikan ” Alhamdulillah BUMD terus berbenah dan menampakkan progresnya dari usaha pupuk subsidi dan non subsidi saat ini BUMD miliki usaha beras yang diberi nama RAJA BERAS ” Ucap direktur PT.BDMU pertengahan Agustus 2022 yang lalu

Direktur BUMD ini juga memaparkan maksud diberi nama RAJA BERAS tersebut adalah untuk mengatasi kesulitan pangan dan memberi peluang bagi masyarkat yang ingin bergabung dengan usaha BUMD

Faktanya setahun setelah di Lounching RAJA BERAS milik BUMD Ini tidak lagi terdengar apakah usaha raja beras tersebut masih jalan atau sudah tidak jalan lagi , bahkan tidak ada lagi postingan di medsos yang mengilustrasikan Raja beras Kembali beraksi

Raja Beras yang seharusnya jadi solusi bagi desa lumbung padi dikabupaten Bungo untuk menampung gabah kering seperti Desa Sari Mulya, Desa Kuamang dan Desa Bukit Sari Kecamatan Jujuhan Ilir justru menjual gabah ke Sumatera barat dan Riau

Padahal desa lumbung padi ini mampu memproduksi gabah kering sebanyak 6,7 ton atau 6.700 kg per hektar sedangkan Jumlah areal lumbung padi di Jujuhan ini seluas 700 hektar

Dapat dibayangkan dari gabah ini kabupaten Bungo mampu memproduksi beras dengan jumlah yang cukup besar di 3 desa tersebut ,belum lagi di tambah dengan desa – desa di kecamatan Bathin III Ulu yang konon kata nya juga menjual gabah kering , ditambah lagi di kecamatan Tanah Sepenggal

Terkait persoalan tersebut , Ir. Syaiful Azhar selaku  komisaris BUMD / BDMU  dikonfirmasi apakah usaha Raja Beras masih jalan , mantan kadis pertanian Bungo ini tidak memberikan reaksi apalagi memberikan jawaban  ( BN )

Komentar