Kurang Serius, Destinasi Wisata Bungo Terabaikan

Oleh : Azwari

Kabupaten Bungo yang lebih dikenal dengan motto Langkah serentak Limbai Seayun juga dikenal sebagai kota lintas karena letaknya sangat strategis pelintas dari Jawa – Sumatera dan Jambi – Bungo merupakan salah satu faktor pendukung laju kembangnya perekonomian ,sosial dan budaya

Kabupaten Bungo juga dikenal dengan kekayaan alam yang menjanjikan seperti pertambangan batu bara ,perkebunan sawit hingga potensi tambang emas yang tidak diragukan lagi ,tak kalah menariknya kabupaten Bungo juga memilki potensi wisata yang tak kalah dengan daerah lainnya

Dibeberapa wilayah kecamatan dalam kabupaten Bungo ternyata memiliki potensi wisata alam dan wisata buatan yang menjadi objek kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ,sejak beberapa tahun belakangan ini luput dari perhatian pemerintah sehingga potensi wisata tersebut tidak dikelola dengan baik dan bahkan dibiarkan begitu saja ,terkecuali tempat wisata buatan yang dikelola oleh pihak swasta

Kurangnya perhatian dan kurang serius nya pemerintah daerah dan instansi terkait menyebabkan tidak adanya kontribusi pemasukan pendapatan daerah ,hal ini juga tidak lepas dari kurang profesionalnya stakeholder dalam melakukan pembinaan ,pengawasan sehingga tidak ada optimalisasi dalam pengelolaannya

Diketahui ada 15 tempat destinasi wisata dalam kabupaten Bungo yang kurang diperhatikan oleh instansi terkait

Lantas ,apakah tidak ada dana yang dianggarkan oleh daerah dan tidak ada anggaran dari pemerintah pusat untuk pengawasan ,pembinaan dan perawatan nya ? Dari data yang berhasil dihimpun ternyata tidak sedikit dana yang dialokasikan untuk pembangunan dan perawatan serta anggaran sosialisasi dan anggaran pengawasannya , hal ini tidak banyak diketahui oleh publik karena seakan – akan tidak tersediamya anggaran untuk hal tersebut

Disisi lain diperlukannya manajemen dan transparansi pengelolaan untuk menghindari terjadinya kebocoran retrebusi daerah ,misalnya saja pengelolaan taman pusparagam ,taman kota Angso duo ,taman tampoenek dan lainnya .

Selanjutnya ,diperlukan kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintahan desa serta pihak swasta, komitmen kontribusi dan komitmen pelestarian lingkungan ,karena tidak mustahil terjadi kerusakan lingkungan oleh pelaku usaha di desa maupun swasta ,apalagi objek yang dijadikan tempat wisata tersebut adalah aset negara berupa irigasi ,dam, waduk dan sungai

Sementara di wilayah kecamatan Bathin III Ulu dan Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang tahun sebelumnya pemerintah daerah menganggarkan dana tidak sedikit untuk pembangunanan nya yang hingga saat ini masih dipertanyakan oleh berbagai pihak .

Taman kota Muara bungo

Berikut ini 15 desentralisasi wisata kabupaten Bungo
1.Taman Kota Muara Bungo
Taman kota Muara Bungo ini tidak lagi seindah beberapa tahun yang lalu yang menjadi tempat hiburan dan kuliner keluarga ,kondisinya saat ini tidak lagi terawat tidak ada warung, beruntung sejak tahun 2022 ada pihak swasta yang berivestasi dengan komitmen sewa kontrak dengan pemerintah daerah
2. Masjid Al Falah Empelu
Masjid ini Al Falah Empelu yang berada di Desa Empelo, Tanah Sepenggal merupakan salah satu masjid yang sarat akan nilai sejarah. Bahkan Masjid Al Falah Empelu diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu namun masjid ini sudah direhab dengan desain modern sehingga nilai arsitektur Melayu mulai berkurang
3. Taman Pusparagam
Taman pusparagam yang sebelumnya tempat berkumpul dan salah satu tempat menggelar acara resmi ,upacara , kegiatan parpol ,organisasi dan lainnya yang dikelilingi oleh pepohonan kini sudah menjadi tempat hiburan anak- anak yang dikelola oleh pihak swasta yang diwarnai dengan gerobak pedagang kaki lima masih menjadi tempat kunjungan rekreasi keluarga dalam kota
4. Semagi Water Park
Semagi Water Park adalah taman bermain air menawarkan aneka wahana air, terdapat pula beberapa wahana menantang seperti di Dufan.
5. Dam Tapus Tanah Tumbuh
6. Dam Semagi Tanah Tumbuh
7. Gua Alam Rantau Pandan
8. Batu Tapak Sembilan Bathin III Ulu
9. Air Terjun Renah Sungai Besar Limbur Lubuk Mengkuang
10. Air Terjun Tegan Kiri Rantau Pandan
11. Air Terjun Telago Jando – Muaro Buat
12. Air Terjun Punjung Empat- Rantau Keloyang
13. Lubuk Beringin – Bathin III Ulu
14. Taman Hijau Muara Bungo – Kota Muara Bungo
15. Taman tampoenek – depan kantor Bupati Bungo

Selain itu muncul tempat wisata baru yang dikelola dengan profesional dengan management pengelolaan oleh pihak swasta diantaranya ,misalnya Taman wisata Athaya Garden di kampung baru Senamat yang saat ini menjadi objek wisatawan lokal dan tempat pertemuan serta tempat rekreasi keluarga yang memberikan rasa nyaman ,aman ,sejuk ,asri dan memanjakan mata ,taman babusik Aek dan sejumlah taman swasta lainnya

Tunggu Khabar selanjutnya detail disentralisasi wisata kabupaten Bungo yang dilengkapi dengan detail penggunaan keuangan negara

Redaksi Bungo news

 

Komentar