Dugaan Tumpang Tindih Dan Penjualan Aset Jembatan Gantung Sungai Gurun ” Dibiarkan “

BUNGO918 views

Bungonews.net, BUNGO -Dugaan tumpang tindih antara keguatan Dana desa dengan anggaran APBD serta dugaan penjualan aset berupa seling baja jembatan gantung dusun Sungai Gurun Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo – Jambi terkesan ” Dibiarkan ” meskipun diakui oleh pihak berkompeten dan diakui aset berupa seling baja dijual .

Sekdis PUPR Bungo , Hasbi mengakui bahwa jembatan yang direhab menggunakan dana desa oleh pemerintahan dusun Sungai Gurun tersebut adalah jembatan yang dibangun pemerintah kabupaten ” Jembagan gantung dusun Sungai Gurun itu dibangun oleh pemerintah kabupaten Bungo melalui PUPR Bungo ” Tuturnya

Hingga saat ini statusnya masih aset kabupaten bukan aset desa ,meskipun sudah ada aturan bahwa jalan dan jembatan desa tidak lagi dikelola oleh pemerintah kabupaten namun semua nya ada aturan ,prosedur dan mekanismenya apalagi menyangkut aset ,setidaknya harus ada koordinasi dari pemerintahan desa dengan pemerintahan kabupaten .terkait masalah jembatan gantung yang direhab ini tidak ada sama sekali koordinasi dengan pihak PUPR Bungo ” tuturnya menjelaskan

Terkait Aset berupa seling baja yang dijual dijelaskannya , ” Jangan aset kabupaten aset desa pun tidak segampang itu menjual nya ,jika diproses ini sudah cukup jelas pidana nya ” Tambahnya .

Diakhir perbincangan nya dikatakan nya bahwa dana rehab sebesar Rp.380 jutaan itu sudah bisa untuk anggaran pembangunan jembatan gantung ” pungkasnya ( Tim )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *