oleh

Makam Leluhur SAD Tergusur , Rio DKB bersama TNI – Polri Cek TKP Untuk Meredam Kemarahan SAD

Bungonews.net, BUNGO – Suprianto alias mas Kentok Datuk Rio ( Kepala desa red )dusun Dwi Karya Bhakti kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo – Jambi , hari inj Jum,at ( 15/10/21) bersama Perangkat desa , tokoh masyarakat , Badai tumenggung SAD dan TNI – Polri turun ke mengcek TKP makam leluhur Suku Anak Dalam ( SAD ) / Orang Rimba yang diributkan karena tergusur oleh alat berat yang mengerjakan lahan untuk perkebunan

Menurut penuturan Supriyanto Datuk Rio DKB peristiwa mencekam yang dapat memicu keributan tersebut terjadi kemaren Kamis ( 14/10/21) ” Saya mendapat laporan warga SAD ribut karena makam leluhur nya tergusur alat berat , hari ini Jum,at (15/10/21) saya bersama Badai tumenggung SAD dan tokoh masyarakat serta Kapolsek Pelepat dan Babinsa turun langsung ke TKP untuk mengecek makam leluhur SAD yang tergusur tersebut sekaligus untuk meredam kemarahan SAD ” Tutur mas Kentok via telpon ( 15/10) kepada Bungonews.

Dari 14 makam diperkirakan ada 9 makam yang tergusur, saya minta kepada pemilik lahan agar tidak melanjutkan penggusuran di area makam karena area tersebut adalah lahan makam leluhur SAD “Imbuhnya

” Alhamdulillah kondisi sudah mulai kondusif dan warga SAD dapat menerima untuk dimusyawarahkan dalam waktu dekat inj ” Tutur Rio DKB menegaskan

Terlihat Kapolsek Pelepat Munthe SH dan Badai tumenggung SAD bersama Babinsa dan tokoh masyarakat dialog dilapangan mendengar keterangan dari perempuan SAD yang merupakan isteri Ampung sebagai saksi utama tentang makam Leluhur SAD DKB tersebut

Dijelaskannya ” Lokasi ini adalah lokasi Makam yang dijual adalah lokasi yang bersebelahan tidak termasuk lokasi makam ini ” tutur nya dengan logat orang rimba .

Menurut Perempuan SAD tersebut disaat pembukaan lahan dengan alat berat pihak nya tidak diberitahu ,ia mengetahuinya setelah dilaporkan oleh anak – anak.SAD .( BN.R.001- war )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed