Berbulan- Bulan Rumahnya Terendam, Banjir Di Tukum Dua Belum Juga Ditangani Oleh Pemerintah

NASIONAL553 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Banjir yang merendam 8 unit rumah Kampung Tukum dua Dusun Sirih Sekapur kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo – Jambi akibat polongan / gorong- gorong jalan Nasional tersumbat sudah berlangsung cukup lama sejak November 2023 yang lalu

Mirisnya hingga saat ini belum juga ada tindakan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi sehingga terkesan ” DIBIARKAN ‘

Pantauan media ini ,Rabu (1/05/2024 )  dilapangam terlihat rumah warga masih terendam dan belum ada upaya penangananya,warga korban banjir terpaksa mendirikan tenda dipinggir jalan lintas Sumatera dan meminta sumbangan kepada pengguna jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari

” Sampai hari ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi , sudah berbulan- bulan kami bertahan ditenda dan minta sumbangan dijalan untuk bertahan hidup ,kami juga ingin hidup layak seperti yang lainnya tapi kami bingung karena rumah kami masih terendam banjir  ” tutur warga korban terendam banjir

Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk menangani dan mengatasi banjir dengam cara membersihkan  atau mengganti polongan yang tersumbat ” imbuhnya berharap

Dikatakannya bantuan yang diterima hanya berupa bantuan makanan seperti mie instan dan lainnya namun bantuan penanganannya belum juga ada realisasinya

Diketahui sebelumnya Maidani owner Taman Athaya Garden pernah memberikan bantuan berupa bantuan sembako dan uang tunai kepada warga korban banjir dan pernah menawarkan bantuan alat berat untuk pembersihan polongan / gorong- gorong serta pembuatan parit pembuangan namun belum ada kesepakatan karena pihak pemerintahan desa telah menyampaikan usulan penanganannya ke bupati Bungo dan dinas PUPR Kabupaten Bungo , selain itu masih terkendala karena belum ada kesepakatan dengan pemilik rumah yang terletak di pinggir gorong- gorong yang minta jaminan rumahnya tidak terdampak bila gorong- gorong penyebab banjir ditangani , hal ini diakui oleh datuk rio ( kades red ) dusun Siirih sekapur dan instansi terkait .

Diminta kepada pemerintah segera mengatasi dan menanganinya sebab dampak banjir tidak saja mempengaruhi ekonomi korban banjir tapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat ( Bn )

 

Komentar