Proyek Drainase dan Gedung SMA Titian Teras Bungo ” MOLOR ” dan Asal Jadi

728

Bungonews.net , BUNGO –  Proyek Pembangunan gedung SMA Titian Teras Bungo yang berlokasi di SMK Negeri 2 Bungo diduga sarat masalah  yang sebelum nya di prediksi tidak akan rampung tepat waktu sesuai dengan kontrak  ternyata bakal benar – benar tidak rampung

Molor :
Bangunan gedung SMA Titian Teras Bungo Senilai Rp.11 miliar belum rampung di kerjakan kontrak sudah berakhir

Di ketahui di lokasi proyek yang sama terdapat pekerjaan pembangunan gedung senilai Rp. 11 Miliar yang di kerjakan oleh PT. Belimbing Sriwijaya ,selanjut nya pekerjaan drainase  senilai Rp. 3 miliar yang tidak di ketahui kontraktor pelaksana nya karena dari nol pekerjaan tidak memasang papan merek ,berikut nya pekerjaan SPAM dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1 miliar yang di kerjakan oleh Grouf Perusahaan yang sama yakni CV. Barimbing broters

pekerjaan SPAM SMA Titian Teras Bungo Senilai Rp.1 Miliar di kerjakan oleh CV.Berinbing Broters  , belum rampung di kerjakan

Pantauan di lapangan hari ini ( 14/12) pekerjaan bangunan gedung SMA titian Teras senilai Rp. 11 miliar belum rampung di kerjakan , terlihat pekerjaan pasangan pintu ,jendela ,dan pekerjaan lantai baru  di mulai sedangkan pekerjaan pengecatan belum di lakukan  begitu juga pekerjaan instalasi listrik.

Diketahui kontrak kerja di mulai terhitung tanggal 31 Agustus 2020 dengan rentang waktu pelaksanaan selama 110 hari kalender .

Bila dihitung dari bulan September sampai pertengahan Desember 15 Desember 2020 waktu yang sudah terpakai sudah mencapai 134 hari kalender

Pada pekerjaan Drainase senilai Rp. 3 miliar juga terkesan asal jadi , terlihat pekerjaan belum rampung dikerjakan tanpa di plaster dan belum terpasang balok skor, tidak hanya itu pada pekerjaan timbunan terlihat mengunakan tanah bekas galian drainase bukan tanah yang di datang kan

Tidak dipasang nya papan merek ini kuat dugaan di sengaja agar tidak di ketahui oleh publik

proyek Drainase SAMA Titian teras senilai Rp. 3 Miliar diduga asal jadi
Menggunakan timbunan tanah bekas galian bukan tanah di datangkan

Pada pekerjaan SPAM yang di juga di kerjakan oleh Grouf Perusahaan yang sama yakni CV.Barimbing Broters dengan nilai Rp. 1 Miliar juga belum rampung di kerjakan

” Tidak akan mungkin selesai pekerjaan drainase ini pak begtu juga pekerjaan gedung SMA karena waktu sudah mepet ” Tutur pekerja Bangunan

Pada pekerjaan spam ini terlihat pekerjaan instalasi pipa belum di pasang dan baru tahapan galian

Sementara itu Yudi pelaksana sejumlah proyek ABG Grouf Di Bungo di konfirmasi terlihat menghindar karena mengetahui kedatangan Bungo news  di konfirmasi via telpon berulang kali tidak di angkat

Persoalan lain nya diduga lokasi Tempat berdiri nya bangunan SMA TItian Teras yang merupakan aset SMK Negeri 2 Bungo belum di memiliki legalitas

” Lokasi bangunan SMA Titian Teras 2 Bungo adalah aset SMK 2 Bungo , sampai hari ini saya tidak tahu kapan aset tersebut  di serahkan atau di hibahkan untuk SMA Titian Teras 2 Bungo  ” Tutur Ir. B. Arif  Kepsek SMK 2 Bungo kepada Bungo news

Diketahui bahwa pekerjaan bangunan gedung SMA titian teras Bungo di kelola oleh Dinas PUPR provinsi Jambi

” Proyek ini di kelola oleh Dinas PU dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi melalui bidang Cipta Karya bang ” Ujar Sumber

Lebih lanjut dijelaskan nya bahwa selain kegiatan Bangunan gedung sebesar Rp. 11 miliar. Juga ada kegiatan lain  di lokasi proyek yang sama diantara nya  Kegiatan pembangunan SPAM senilai Rp. 1 Miliar  dan kegiatan pembangunan drainase senilai Rp. 3 Miliar  dan jasa pengawasan sebesar Rp. 325 juta

Diperoleh informasi sejumlah proyek yang di kerjakan oleh Grouf abg di Bungo terancam terlambat

Diminta kepada APH turut serta mengawasi dan menindak lanjuti dugaan  monopoly proyek oleh di kabupaten Bungo

( BN.R.001)

Facebook Comments