Bungonews.net, Bungo -Bagi sebagian orang, menyalakan lampu saat malam hari adalah hal biasa. Namun bagi masyarakat Kampung Pangean Atas, Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan, cahaya lampu yang kini menerangi rumah mereka adalah sebuah kebahagiaan yang telah ditunggu puluhan tahun.


Malam yang dulu hanya ditemani lampu minyak, senter, atau genset seadanya, kini berubah menjadi malam yang terang. Anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman, para ibu dapat beraktivitas tanpa khawatir gelap, dan warga tak lagi harus bergantung pada penerangan seadanya.

Kebahagiaan itu terasa begitu nyata saat Bupati Bungo, H. Dedi Putra, SH, M.Kn, meresmikan penggunaan jaringan listrik PLN di kampung tersebut, Kamis (4/6/2026).
Bagi warga, peresmian itu bukan sekadar seremoni. Itu adalah akhir dari sebuah penantian panjang dan awal dari harapan baru.
Senyum, haru, dan rasa syukur terpancar dari wajah masyarakat yang hadir. Banyak yang tak menyangka bahwa kampung mereka akhirnya bisa menikmati listrik seperti daerah-daerah lain.
“Sudah lama kami menunggu momen ini. Sekarang anak-anak kami bisa belajar lebih baik dan masyarakat bisa beraktivitas lebih nyaman pada malam hari,” ungkap salah seorang warga.
Masuknya listrik ke Kampung Pangean Atas menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh pusat kota, tetapi juga menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terpencil. Perjuangan panjang yang dimulai dari aspirasi warga akhirnya membuahkan hasil.
Bupati Bungo mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini bukan hanya tentang lampu yang menyala, tetapi tentang harapan yang tumbuh. Semoga listrik ini membawa manfaat besar bagi pendidikan anak-anak, ekonomi masyarakat, dan kesejahteraan warga Kampung Pangean Atas,” ujarnya.
Kini, saat malam mulai turun di Kampung Pangean Atas, gelap yang selama puluhan tahun menjadi bagian dari kehidupan warga perlahan menghilang. Cahaya dari rumah-rumah yang mulai menyala menjadi simbol perubahan, sekaligus bukti bahwa sebuah janji yang diperjuangkan dengan sungguh-sungguh akhirnya dapat diwujudkan.
Di Kampung Pangean Atas, cahaya listrik bukan sekadar penerangan. Ia adalah cerita tentang kesabaran, harapan, dan kebahagiaan masyarakat yang akhirnya bisa merasakan terang di kampung halaman mereka sendiri.
(BN/Azh/ Yasin )
Editor : Azwari

























Komentar