Gegara Kedapatan Memiliki HP Wahyu Dianiaya, Kalapas Kelas II B Bungo : Sudah Kita BAP dan Dalami Pemberian Sanksi Kepada Pegawai

NASIONAL725 Dilihat

Bungonews.net, Bungo – Kasus dugaan penganiayaan terhadap Wahyu warga binaan pemasyarakatan ( WBP ) lapas kelas II B Bungo yang diduga dilakukan oleh oknum ASN lapas berinisial RK yang sempat menghebohkan dan viral sehari yang lalu ditanggapi serius oleh kepala Lapas kelas II B Bungo,M.Kameily

Diakuinya bahwa pihaknya telah melakukan  BAP terhadap pegawai dan WBP , Wahyu ( korban ) menurutnya insiden tersebut berawal dari WBP kedapatan memiliki Handphone ( HP ) dan pihaknya sedang mendalami sanksi yang akan diberikan kepada pegawainya (terduga Pelaku)

” Pegawai dan warga binaan pemasyarakatan sudah kita BAP,kronologis berawal dari WBP memiliki HP oleh Petugas ” Tulisnya melalui pesan singkat WA menjawab pertanyaan Bungonews ,malam ini Kamis ( 21/08/2025 )

lebih lanjut dikatakannya  ” Proses selanjutnya sedang kami dalami untuk sanksi yang akan diberikan kepada pegawai apabila ada kesalahan dalam prosedur ” Tulisnya singkat

Diketahui terungkapnya dugaan penganiayaan WBP ini , Setelah

Mardiana orang tua korban  mendapat kabar mengejutkan melalui telepon dari tetangganya yang saat itu sedang berada di lapas bahwa anaknya habis dipukuli hingga wajahnya lebam oleh oknum ASN Lapas berinisial RK.

“Jika anak saya bersalah, silakan dihukum sesuai prosedur hukum. Tapi jangan dihajar. Saya membesarkan anak saya seorang diri, bekerja siang malam sebagai single mom. Saya tidak sanggup mendengar anak saya diperlakukan seperti binatang,” ungkapnya dengan penuh kesedihan.

Rasa syok bercampur amarah membuat Mardiana jatuh sakit. Namun di usia senjanya, ia hanya bisa berharap ada keadilan bagi putranya.

Kasus dugaan penganiayaan ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terkait perilaku oknum petugas Lapas. Publik kini menunggu langkah nyata Kementerian Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas agar keadilan bagi warga binaan tetap terjaga. ( BN )

Komentar