Bungonews.net, Bungo – Proyek Rekontruksi turap beton penahan tebing sungai penangan pasca bencana di dusun Sepunggur kecamatan Bathin II Babeko kabupaten Bungo – Jambi kian menarik untuk ditelusuri

Pasalnya proyek tahun 2024 hibah RR BNPB yang dikelola oleh BPBD kesbangpol Bungo yang dikerjakan oleh PT.Dua Satu Konstruksi Bengkulu tidak hanya menyebabkan kerusakan jalan kabupaten namun diprediksi tidak akan selesai tepat waktu alias ” Molor ” hal ini dapat dilihat dari tanggal kontrak pelaksanaan dengan rentang waktu 180 hari kalender terhitung sejak tanggal 13 Januari 2025 ( 6 Bulan ) yang seyogyanya sudah siap 100 persen paling lambat 13 Juni 2025 mendatang
Dikonfirmasi persoalan tersebut pengawas proyek mengatakan ” Kemungkinan agak terlambat bang karena terkendala air surut menyebabkan alat dan ponton material tidak bisa bekerja ” Tutur sumber dilokasi proyek kepada Bungonews
Sementara kepala BPBD Kesbangpol Bungo ,Zainadi dikonfirmasi mengatakan ” Sampai tanggal 20 Mei 2025 progres fisik sudah mencapai 66 persen ” Ujarnya menjawab pertanyaan Bungonews (4/06/2025 )
Ditanya apakah progres 65 persen tersebut merupakan prosentase keseluruhan proyek termasuk dilokasi yang lain ? Zainadi mantan kadis Kominfo Bungo ini tidak lagi memberikan jawaban
Sementara Pahmi PPK proyek BPBD Kesbangpol kabupaten Bungo dikonfirmasi mengatakan bahwa pelaksana akan melakukan metode kerja dua shift ” Semoga bisa slesai tepat waktu Bang.. Pelaksana bkal buat metode kerjo 2 shit rencananyo Bang, siang samo malam utk percepatan pembangunan ” tulisnya melalui pesan WA menjawab pertanyaan Bungonews
Diakui oleh salah satu rekanan kontraktor di Bungo ia merasa kesal sudah banyak duit habis untuk pilkada yang diiming – iming proyek tersebut namun dikerjakan oleh kontraktor lain ” Hajarlah ndo, di BPBD Kesbangpol itu proyek awak tapi dikasih orang lain, sudah banyak duit awak disitu termasuk untuk pilkada kemaren ” Tutur sumber berjanji akan membongkar persekongkolan dan keterlibatan oknum yang turut serta dapat handil pada proyek tersebut ( BN – war )


























Komentar