Bungonews.net, TEBO – Temuan BPK sebesar Rp 4 Miliar lebih dikabupaten Tebo kian menarik , pasalnya meskipun kadis PUPR Tebo lebih memilih bungkam ketimbang menjelaskan, ditanggapi serius oleh PJ.Bupati Tebo , Aspan
Menurut H.Aspan kelebihan bayar itu baru ketahuan setelah audit BPK ,hal ini jelas merupakan kelalaian dari dinas PUPR Kabupaten Tebo
” Pernyataan kepala bidang Bina marga kekurangan volume akibat kendaraan warga sangat tidak logis ” Ucap Aspan digedung DPRD Kabupaten Tebo (5/06/2023)
Lebih lanjut dikatakannya bahwa sebelum pengaspalan ada uji sandcone ( uji kepadatan ) sebelum uji kepadatan masuk belum boleh dilakukan pengaspalan ,artinya memang pondasi nya yang kurang ” jelasnya
“Konsultan sudah kami tindakan kepada rekanan sudah kami minta mengembalikan dalam waktu paling lama 60 hari setelah keluar hasil audit,” ucap Aspan
Ditegaskannya waktu 60 hari tidak mereka kembalikan masalah tersebut akan serahkan ke APH. Walaupun mereka (rekanan) nanti mengembalikan temuan itu, ada pasal yang menyatakan bahwa pengembalian temuan tersebut tetapi tidak menghilangkan tindak pidana.” Tutupnya
Sementara kepala Dinas PUPR Tebo yang sebelumnya di konfirmasi bungkam , kembali dikonfirmasi (5/06/2023) dengan singkat mengatakan
” Kami baru menyampaikan tagihan ke rekanan yang ada temuannya ” tulisnya via WA
Ketika ditanya apakah proyek yang bermasalah dan.menjadi temuan BPK tersebut dana proyeknya sudah dibayar 100 persen kepada rekanan ? Hendri Nora tidak memberi jawaban
( BN )


























Komentar