Bungonews.net, Bungo -Kabar baik bagi masyarakat pengguna jalan. Ruas Jalan Nasional menuju Lubuk Landai, tepatnya dari Simpang Dusun Sungai Lilin hingga Pasar Lubuk Landai, yang selama ini dikeluhkan karena banyak mengalami kerusakan, kini mulai diperbaiki.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik jalan berlubang yang sebelumnya membahayakan pengendara telah ditutup menggunakan material lapisan pondasi sesuai spesifikasi teknis. Proses pemadatan juga dilakukan dengan alat berat tandem vibrator (wales) guna memastikan kualitas konstruksi sebelum memasuki tahapan pekerjaan berikutnya.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Sekhanti melalui anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp2,18 miliar. Sesuai jadwal, proyek ini ditargetkan rampung paling lambat pada 15 Desember 2026.
Direktur CV. Sekhanti, Rezky, mengatakan saat ini pekerjaan masih berada pada tahap perkerasan Kelas A. Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Saat ini baru tahap perkerasan Kelas A. Kami optimistis pekerjaan akan selesai tepat waktu,” ujar Rezky.
Mulainya perbaikan ruas jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang berlubang dan rusak kerap menyulitkan aktivitas warga serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Warga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bungo, khususnya Bupati Bungo H. Dedy Putra, yang telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan strategis tersebut.
“Perbaikan jalan ini sudah lama kami dambakan. Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan masyarakat menuju beberapa kecamatan seperti Tanah Tumbuh, Tanah Sepenggal hingga Kota Muara Bungo. Kami berharap pekerjaannya berjalan lancar dan hasilnya berkualitas sehingga dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” ungkap salah seorang warga.
Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini sangat bergantung pada akses jalan tersebut.( BN )






























Komentar