Bungonews.net -Hari Raya Idul Adha selalu menghadirkan suasana haru dan kebahagiaan. Suara takbir menggema, hewan kurban mulai dipersiapkan, dan umat muslim berlomba-lomba menunaikan ibadah terbaiknya. Namun di tengah semangat berkurban, ada satu hal yang sering luput dijaga, yakni keikhlasan hati.
Kurban sejatinya bukan tentang siapa yang paling mahal hewannya, siapa yang paling banyak menyembelih, atau siapa yang paling ramai dipuji manusia. Kurban adalah tentang ketaatan dan ketulusan seorang hamba kepada Allah SWT.
Di zaman media sosial seperti sekarang, sifat riya kadang datang tanpa disadari.
Memotret hewan kurban, memperlihatkan jumlah sapi, hingga berharap mendapat pujian dari orang lain bisa menjadi celah hilangnya keikhlasan. Padahal, amal yang dicampuri riya hanya akan melelahkan hati dan mengurangi nilai ibadah di sisi Allah.
Allah SWT telah mengingatkan dalam Al-Qur’an:
“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.”
(QS. Al-Hajj: 37)
Ayat ini menjadi pengingat bahwa yang dinilai bukan kemewahan kurban, melainkan kebersihan niat di dalam hati. Seekor kambing dari orang sederhana yang ikhlas bisa jadi lebih mulia dibanding beberapa ekor sapi yang dipenuhi rasa ingin dipuji.
Keikhlasan memang tidak terlihat oleh manusia, tetapi Allah Maha Mengetahui isi hati setiap hamba-Nya. Karena itu, sebelum berkurban, penting bagi setiap muslim untuk kembali bertanya kepada dirinya sendiri: “Apakah ini benar-benar karena Allah, atau karena ingin dilihat manusia?”
Menjaga hati dari riya dapat dimulai dengan meluruskan niat, tidak berlebihan memamerkan ibadah, serta memperbanyak doa agar amal diterima Allah SWT. Sebab pada akhirnya, manusia hanya melihat apa yang tampak, sementara Allah melihat apa yang tersembunyi di dalam dada.
Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan kurban, tetapi juga menyembelih sifat sombong, gengsi, dan keinginan untuk dipuji. Karena ibadah yang paling indah bukan yang paling ramai dibicarakan manusia, melainkan yang paling ikhlas di hadapan Allah SWT. **





















Komentar