Dari Empelu untuk Budaya: Pemuda Bangkit, Warisan Leluhur Kembali Hidup di Pentas Seni 2025

ADVENTORIAL, BUNGO126 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Dusun Empelu, Karang Taruna bersama pemuda dusun menggelar Pentas Seni dan Budaya 2025 sebagai ruang ekspresi, kebersamaan, sekaligus upaya nyata menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Beragam pertunjukan seni tradisional ditampilkan dengan penuh semangat, mulai dari tarian daerah yang anggun, alunan musik tradisional yang sarat makna, hingga cerita rakyat yang merekam nilai-nilai budaya dan sejarah Dusun Empelu. Setiap penampilan menjadi cermin kecintaan generasi muda terhadap jati diri daerahnya.
Mengusung tema “Melestarikan Budaya Lokal Melalui Tarian, Musik, dan Cerita Rakyat”, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa bangga dan cinta budaya di kalangan generasi muda, sekaligus memastikan warisan leluhur tidak sekadar dikenang, tetapi terus berkembang dan diwariskan.
Pentas seni dibuka secara resmi oleh Datuk Rio Dusun Empelu, H.M. Thohir Rajo Penghulu Indorjayo, sebagai simbol dukungan penuh pemerintah dusun terhadap pelestarian budaya lokal. Kehadiran tokoh adat dan pemerintah dusun menegaskan bahwa budaya adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindagkop, Zukrianto, S.Pt., M.Si, turut memberikan arahan. Ia menekankan bahwa budaya lokal memiliki peran strategis dalam mendorong ekonomi kreatif, memperkuat UMKM, serta menjadi pilar pembangunan masyarakat berbasis kearifan lokal.

Pentas Seni dan Budaya 2025 bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kebersamaan dan kepedulian. Dari panggung sederhana di Dusun Empelu, semangat persatuan, kreativitas pemuda, dan cinta budaya tumbuh kuat menjadi harapan bahwa identitas lokal akan terus terjaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

(BN / Daus)

Komentar