Bungonews.net, Bungo- Terkait Proyek cetak sawah seluas 261 Ha dikabupaten Bungo yang dinilai lamban molor dan terancam gagal di kabupaten Bungo ditanggapi oleh bupati Bungo H.Dedy Putra,SH.M.Kn ( 30/11/2025 )

Sepertinya orang nomor satu dikabupaten Bungo ini tidak ingin proyek cetak sawah mengalami kegagalan karena ulah kontraktor yang tidak profesional ” Proyek cetak sawah ini bersumber dari dana APBN diusulkan 1000 hektarare oleh TPHP Bungo namun direalisasikan tahun ini 261 Ha, kita berharap koata 261 Ha ini dapat direalisasikan ” Ucap Dedy Putra disela perbincangannya, Minggu (30/11/2025 )
Mengetahui Proyek Cetak sawah yang berlokasi di dusun Rantau Pandan ,dusun Lubuk Kayu Aro kecamatan Rantau Pandan dan dusun Rambah Tanah Tumbuh progresnya sangat lamban, Bupati Bungo, H.Dedy Putra menyarankan agar koordinasi dengan Dinas Pertanian provinsi Jambi dan kabupaten Bungo ” Kemungkinan kontrak pengerjaannya memang terlambat sehingga pengerjaannya dan progresnya lamban,dikoordinasikan saja saja dengan instansi terkait dan rekanannya ” saran bupati Bungo
Lambannya pengerjaan proyek cetak sawah ini diakui oleh camat Rantau Pandan, Sirojuddin, dikatakannya berdasarkan laporan dari stafnya yang turun kelapangan didusun Lubuk Kayu Aro seluas 109 Ha yang dikerjakan baru 18 Ha,sedangkan di dusun Rantau pandan seluar 113 Ha namun yang baru siap dikerjakan 2 Hektare ” Masih jauh dari target di lubuk Kayu Aro Baru selesai 18 Hektare sedangkan targetnya 109 hektare, didusun Rantau Pandan 113 Hektarare yang siap baru 2 hektare” Tutur camat Rantau Pandan sembari belum mengenal nama perusahaan dan kontraktor cetak sawah dimaksud.
Sementara Camat Tanah Tumbuh,Darmuji dikonfirmasi sejauh mana progres proyek cetak sawah di dusun Rambah kecamatan Tanah Tumbuh tidak memberikan jawaban
Agung yang disebut- sebut sebagai kontraktor asal Kerinci yang disebut-sebut sebagai pelaksana proyek cetak sawah dikabupaten Bungo berulangkali dikonfirmasi tidak memberikan jawaban
Tidak jauh beda dengan Kabid Sarpras Dinas TPHP Bungo, Reisa dikonfirmasi mengaku tidak tahu persis masalah proyek Cetak sawah dan proyek irigasi yang diumumkan di akhir tahun 2025 ” Mohon maaf pak, dikarenakan saya baru, bapak tanya sm ppk ya pak ” Tulisnya di WhatsApp menanggapi konfirmasi Bungonews (30/11/2025 )
Diminta kepada kadis Pertanian provinsi Jambi dan kabupaten Bungo untuk tidak berpangku tangan saja, menegur PPK, kontraktor dan konsultan supaya proyek yang cetak sawah yang diharapkan masyarakat tidak dikerjakan asal jadi oleh rekanan terlebih waktu pelaksanaan hanya tinggal 20 hari lagi
Diminta kepada APH untuk melakukan monitoring dan evaluasi proyek cetak sawah dikabupaten Bungo yang di khawatirkan terjadi persekongkolan yang melaporkan progres tidak sesuai dengan fakta dilapangan ( BN )















Komentar