Bungonews.net, Bungo – Harapan petani di Kecamatan Tanah Tumbuh dan Tanah Sepenggal kini mulai menemukan titik terang. Proyek pembangunan Irigasi Dam Batang Uleh yang telah lama dinantikan akhirnya resmi dikerjakan. Di tengah semangat masyarakat yang menggantungkan hidup dari sawah, proyek ini menjadi angin segar menuju kemandirian pangan di Kabupaten Bungo.


Kepada Bungonews, Minggu (2/11/2025 ) Bupati Bungo H. Dedy Putra, SH., M.Kn menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar pembangunan infrastruktur pertanian seperti ini terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Alhamdulillah, proyek Irigasi Batang Uleh ini mulai dikerjakan. Semoga tahun depan kita kembali mendapat dukungan dana yang lebih besar lagi agar pembangunan irigasi di Bungo makin luas dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati dengan nada penuh optimisme.
Dukungan serupa juga datang dari Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Bungo. Mereka menilai proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan petani.
“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Inpres 2 Tahun 2025 di Daerah Irigasi Batang Uleh.Terima kasih kami sampaikan kepada Gubernur Jambi, Bupati Bungo, Dinas PUPR Provinsi, serta BWS Sumatera VI Jambi atas sinerginya,” ujar Rangga Yundantyo, S.T. Kabid SDA Dinas PUPR kabupaten Bungo
Lebih lanjut dijelaskannya, Proyek puluhan miliar tersebut dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan anggaran sekitar Rp50 miliar, terbagi dalam dua paket pekerjaan yang diharapkan mampu memperkuat sistem irigasi di 11 dusun yang selama ini menjadi lumbung padi lokal.
Pemerintah juga mengajak masyarakat di sekitar lokasi proyek untuk ikut berperan aktif menjaga dan mendukung pelaksanaannya.
“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat, terutama warga di 11 dusun yang dilayani Irigasi Batang Uleh, dapat memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini selesai tepat waktu dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi petani,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan doa masyarakat, proyek Irigasi Batang Uleh bukan hanya sekadar pembangunan bendung, tetapi simbol kerja nyata menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Bungo yang berkelanjutan ” pungkasnya
( BN – war )
Editor : Azwari















Komentar