Misteri Terbunuhnya Dosen Cantik di Bungo Mulai Terungkap, Pelaku Ditangkap di Tebo

BUNGO1482 Dilihat

Bungonews.net, Bungo — Misteri terbunuhnya seorang dosen cantik di Perumahan Al-Kautsar Residence, Kabupaten Bungo, akhirnya mulai terungkap. Dalam waktu singkat, tim Satreskrim Polres Bungo bersama Polres Tebo berhasil mengamankan pelaku yang diduga kuat sebagai pembunuh korban.

Korban diketahui berinisial E (37), Ketua Prodi S1 Keperawatan Institut Agama dan Kesehatan (IAK) Setih Setio Muara Bungo. Ia ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya pada Sabtu (1/11/2025) siang oleh rekan kerja dan warga sekitar. Penemuan itu sontak menggegerkan lingkungan perumahan yang biasanya tenang tersebut.

Pelaku berinisial W (22), warga Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo. Dari hasil penyelidikan, hubungan keduanya ternyata cukup dekat dan diduga terjalin asmara.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menyampaikan meskipun pelaku adalah Oknum anggota Polri yang dinas di Polres Tebo , proses hukum akan dilakukan secara profesional,transparan dan tanpa ada perlakuan khusus dan hal ini sudah dikoordinasikan dengan Polda Jambi ” Ungkap Kapolres Bungo saat konferensi Pers hari ini, Minggu (2/11/2025 )

“Motif sementara karena masalah pribadi dan hubungan asmara antara pelaku dengan korban,yang saat ini sedang didalami kemungkinan adanya motif lain ” Tutur Kapolres menjelaskan

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Perumahan Pal 3 Lama, Kabupaten Tebo oleh tim “Gunjo” Satreskrim Polres Bungo dengan dukungan penuh dari jajaran Polres Tebo.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menemukan sejumlah barang milik korban yang sempat dibawa kabur, seperti handphone, mobil, dompet, dan sepeda motor.
“Kami masih mendalami apakah ada pelaku lain yang terlibat, mengingat beberapa barang korban sempat dibawa oleh pelaku,” jelas Kapolres.

Saat ini, jenazah korban masih berada di RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk proses otopsi oleh tim dokter dari RS Bhayangkara Polda Jambi. Hasil otopsi diharapkan dapat menjelaskan penyebab kematian serta memastikan tidak adanya kekerasan lain sebelum korban meninggal.
“Kami masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Motifnya masih kami dalami, apakah murni persoalan pribadi atau ada faktor lain,” tambah AKBP Natalena.

Kasus tragis ini menyita perhatian masyarakat Bungo dan sekitarnya. Warga berharap pihak kepolisian dapat menuntaskan penyelidikan secara transparan serta memberikan keadilan bagi keluarga korban.( BN )

Komentar