Woow, Proyek Molor Pokir H Bakri , Rehab SD di Bungo Senilai Rp.30,5 Miliar Diduga Asal Jadi

BUNGO937 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Peristiwa  5 unit rehab SD di Bungo yang hampir rampung dikerjakan terpaksa dirobohkan  dan dibangun lagi dari nol  beberapa tahun yang lalu sebagaimana diungkap media ini  tidak lah membuat pihak PUPR Jambi dan kontraktor jerah. Hal ini dibuktikan pada tahun 2023 yang lalu melalui kementerian PU  Dinas PUPR Jambi kabupaten Bungo  kembali mendapat bantuan rehab 11 unit  sekolah dasar ( SD ) dengan anggaran sebesar Rp. 30,5 miliar yang dikerjakan oleh CV.Citrasarana Bangun Persada

Dalam prakteknya Proyek puluhan miliar yang dikerjakan 2 tahap  dan dijadwalkan selesai pada bulan Mei,Juni dan Juli 2024 ternyata belum rampung dikerjakan alias ” Molor ” sehingga menyebabkan terganggunya prioses belajar mengajar disekolah pasca penerimaan siswa baru

Tidak hanya itu,diduga proyek  rehab tersebut dikerjakan asal jadi tidak menerapkan sistem managemen keselanatan dan kesehatan kerja  ( SMKK – K3 ) serta tidak menyediakan direksi keet di lokasi proyek ,padahal direksi keet merupakan satu kesatuan kontrak yang dianggarkan dalam RAB

Salah satu diantaeanya yang diduga dikerjakan asal jadi dan molor terjadi pada pekerjaan rehab SD 001 Rantau Asam kecamatan Pelepat padahal dijadwalkan selesai dikerjakan pada bulan Mei 2024

Terlhat pekerjaan Pavin blok  belum di kerjakan dan banngunan pagar yang menempel pada bangunan pagar lama  sedangkan pada pekerjaan merek sekolah tulisannya terbuat dari sandal bukan  dari dari keramik

” Kami sudah tanya dengan pemborongnya,katanya pemasangan pavin blok halaman sekolah masih menunggu tukang pak tapi sampai hari ini belum juga dikerjakan, kami sudah komplain juga  .merek sekolah yang terbuat dari busa sandal dan tulisannya pun tidak berjarak,begitu juga masalah pagar ,namun tidak ada resfonnya ” Tutur sejumlah guru SD 01 Rantau Asam kepada Bungonews (5/09/2024 )

Kami juga heran sudah lebih dari satu tahun proyek ini belum juga selesai dikerjakan, saat sekolah ini di rehab kami tidak disekolah karena siswa numpang belajar di madrasah sehingga tidak terpantau oleh kami  ” Jelas sumber yang tidak dituliskan namanya

Kendatipun proyek Rp.30, miliar rehab SD di Bungo berulang kali dipublis di media ini atas dugaan asal jadi dan molor namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari APH seolah – olah cuek dan dibiarkan begitu saja

Diminta kepada APH untuk meneliti kontrak kerja pemborong dan mengecek kondisi bangunan yang diduga molor dan dikerjakan asal jadi serta menelusuri komitmen fee proyek Pokir tersebut ( Bn – war )

Komentar