Bungonews.net, BUNGO – Bencana banjir melanda kabupaten Bungo di penghujung tahun 2023 hingga awal tahun 2024 yang lalu menyebabkan longsor dan kerusakan infrastruktur ialan dan jembatan
Kerusakan infrastruktur yang butuh penanganan segera tersebut ternyata tidak mampu ditangani oleh pemerintah kabupaten Bungo bila mengandalkan anggaran APBD atau. Kegiatan pemeliharaan rutin di instansi terkait saja karena penanganan ,perbaikan dan pembangunannya membutuhkan dana lumayan besar ,puluhan bahkan ratusan miliar rupiah
Misalnya saja longsor di dusun lubuk Kayu Aro, Bathin III Ulu, Limbur lubuk Mengkuang dan lainmya dipastikan tidak akan dilakukan perbaikan pada tahun 2024 ini karena tidak tersedia anggaran , yang bisa dilakikan oleh instansi terkait hanya menggunakan anggaran pemeliharaan rutin yang anggaranya terbatas .Hal ini diakui oleh kadis PUPR kabuaten Bungo yang disampaikan oleh Kabid Bina marega DPUPR kabupaten Bungo , Dwi Herwindo.ST.sebagaimana pemberitaan sebelumnya
Satu- satunya harapan pemerintah kabupaten Bungo hanya mengharap bantuan dari pemerintah pusat
Hal ini disampaikan oleh Zainadi Kaban BPBD Kabupaten Bungo, ” Kita sudah berkoordinasi dan laporkan ke BNPB Pusat bencana longsor dan banjir yang menyebabkan infra struktur jalan ,jembatan dan sarana pendidikan dalam waktu dekat akan di alokasikan dana oleh pemerintah pusat ke pemerintah kabupaten Bungo untuk perbaikan kerusakan infrastruktur akibat bencana alam “Tutur Zainadi beberapa waktu yang lalu
Untuk memastikan apakah benar pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur akibat bencana alam ke kabupaten Bungo dan sudah sejauh mana proses usulan yang dimaksud oleh Zainadi tersebut
Dikonfirmasi (25/03/2024 ) Zainadi belum bisa memastikan kapan kegiatan perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat bencsna, ternyata baru tahapan rencana lobi
‘ Rencananya kami bersama bupati akan menemui pejabat BNPB pusat untuk beraudiensi terkait usulan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam di Bungo , namun dikarenakan kesibukan dari kepala BNPB maka belum dilakukan pertemuan dengan BMPB pusat ” ujar Zainadi
Dipastikan pada tahun 2024 kerusakan infrastruktur jalan ,jembatan akibat banjir dan longsor tidak akan terealisasi bila mengharap dana APBD sedangkan anggaran dana pusat yang diharapkan Belun ada kepastian ( BN )


























Komentar