Bungonews.net, BUNGO – Syamsuri ( 57 ) pekerja pers ( wartawan ) yang beralamat RT.001 kampung Muara Sawah dusun Pasar Lubuk Landai Kecamatan Tanah Sepenggal ,kabupaten Bungo – Jambi dibogem oleh oknum pelansir di SPBBU 24.372.24. Simpang Sowmel, Kamis (17/08/2023 )

Peristiwa tersebut terjadi berawal disaat korban mengisi BBM Mobil L.300 yang dikendarai korban dari depan namun oknum pelansir tidak terima sehingga terjadi keributan yang bermuara pada pemukulan
” Saya permisi untuk mengisi dari depan karena saya buru- buru mau meliput di taman makam pahlawan ternyata ada oknum pelansir tidak terima , saya dipukul oleh beberapa orang ” Tutur korban memperlihatkan bekas pukulan yang mendarat diwajahnya (17/08/2023)
Usai kejadian saya langsung melapor ke Polsek Tanah Sepenggal lintas yang lokasinya tidak jauh dari pom bensin , disitu saya disarankan agar melapor ke polres saja ” imbuhnya
Dalam surat tanda terima pengaduan yang ditanda tangani oleh Aipda Syarilludin pada tanggal 17 Agustus 2023 , Menerangkan : telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilaporkan langsung oleh Syamsuri ( Korban ) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 2023 sekira pukul 9,30 wib disamping SPBU Simpang Sowmel
Diterangkan juga bahwa kejadian berawal pada saat hendak mengisi mobil miliknya L.300 di TKP ,karena buru-buru hendak meliput kegiatan di TMP pelapor minta izin kepada konsumen yang sedang mengantri untuk mengisi dari depan namun tidak diterima dan ditolak , melihat hal tersebut pelapor sudah hendak menepi namun tiba- tiba datang pelaku marah-marah dan meninju muka pelapor berkali – kali , melihat kejadian tersebut pelaku yang lain pun ikut memukul yang menyebabkan memar pada Wajah pelapor
Sementara manager SPBU Simpang Sowmel yang biasa disapa Ucok menghubungi Bungo news ” Benar ada insiden pemukulan , disaat itu bang Syam ( korban ) mau mengisi dari depan ,beliau sudah minta izin dan tidak diterima oleh pelansir yang lain sehingga terjadi keributan ” tutur Ucok via telpon (18/08/2023)
Saat itu korban mengendarai kendaraan nya dengan cara mundur ,kemungkinan dianggap menghalangi kendaraan yang lain makanya terjadi kesalahpahaman yang berujung pemukulan tersebut ” Ucap Ucok mengaku disaat itu ia baru saja membuka Pom bensin
” Kejadian sekira pukul 9 ,00 wib kami baru buka dan tidak banyak yang antri ” kilahnya ( BN )


























Komentar