Bungonews net, MUARO JAMBI – Oknum anggota BPD Desa Manis Mato kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi yang diketahui bernama ” Riansyah ” babak belur dihajar Massa karena Ketahuan membobol rumah warga di Desa Baru Kecamatan Muaro Sebo Kabupaten Muara Jambi Rabu (5/07)
Menurut informasi diduga pelaku merupakan spesialis pencurian dengan modus masuk kerumah warga.
Kepada awak media warga mengakui
“Dulu dia ketua BPD, kemudian dilengserkan, sekarang jadi anggota biasa,” kata warga setempat yang dihubungi melalui sambungan telepon.
Kata warga, Riansyah kemungkinan kecanduan bermain judi slot, sehingga dia nekat mencuri.
“Dia emang sering slot, mungkin sudah kecanduan slot,” ungkapnya.
Dalam aksinya, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara membobol kemudian langsung turun ke bawah dengan seutas tali.
Sesampainya di bawah, pelaku langsung menggasak barang berharga milik korban. Tapi naas dalam aksinya kali ini belum sempat menjarah pelaku ketahuan oleh pemilik rumah sehingga aksinya gagal.
Mengetahui ada maling di dalam tokonya, korban yang diketahui bernama Hasbullah itu langsung menginformasikan ke grup WhatsApp Desa jika tokonya digondol maling.
Mendapatkan informasi tersebut puluhan warga langsung berbondong-bondong datang ke lokasi dan mengamankan pelaku.
Penangkapan pelaku sangat dramatis bahkan pelaku sempat mencoba melakukan tindakan kekerasan kepada anak korban.
Pelaku mengambil anak korban yang masih bayi dan mencekiknya. Akibatnya, leher anak tersebut menjadi memar. Pelaku nekat melakukan tindakan kekerasan itu dikarenakan panik.
Beruntung, warga berhasil mengambil anak tersebut dari tangan pelaku dan mengamankan pelaku.
Geram dengan aksinya, warga langsung menghakimi pelaku memukulnya secara membabi buta hingga pelaku tak bisa berkutik. Setelah itu, pelaku yang sudah berlumur darah itu diikat dengan tali. Tak sampai disitu saja, sepeda motor pelaku langsung dibakar oleh warga dilokasi.
Kepala Desa Baru Kecamatan Marosebo Kabupaten Muaro Jambi, Desa Asmara ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurut dia, saat ini pelaku sudah diserahkan ke pihak kepolisian.
“Informasinya sudah dibawa ke Rumah sakit, karena kondisi pelaku kritis,” ungkap Kepala Desa. (**)

























Komentar