Bungonews.net, BUNGO – Camat selaku pembina wilaya dan perpanjangan tangan pemerintah sekaligus sebagai tim monitoring dan koordinasi pelaksanaan lomba MTQ Tingkat kecamatan lebih memilih diam alias Bungkam ditanya suksesi pelaksanaan MTQ di beberapa desa dalam kabupaten Bungo
Diakui oleh sejumlah datuk Rio ( kades red ) bahwa masing – masing desa menganggarkan dana untuk kegiatan MTQ ditingkat kecamatan sebesar Rp. 15 juta sampai 30 juta ,sedangkan untuk desa sebagai tuan rumah di 17 kecamatan masing – masing menghabiskan anggaran sebesar Rp. 200 jutaan
Bungkamnya para camat ini terbukti disaat dikonfirmasi ( 7/07/2023) tidak satupun memberikan tanggapan diantaranya , Camat Tanah Sepenggal lintas ,camat Tanah Sepenggal dan camat lainnya yang mempertanyakan jumlah anggaran dan realisasinya
Datuk Rio dusun Pekan Jum,at kecamatan Muko – Muko Bathin VIII mengakui bahwa desanya menganggarkan untuk kegiatan MTQ sebesar Rp. 15 juta namun tidak cukup dianggarkan lagi pada Apbdus perubahan menjadi Rp. 30 jutaan
” Untuk anggaran MTQ tingkat kecamatan kami sediakan anggaran Rp. 15 juta sampai Rp 30.juta untuk mengirim kafilah pada perlombaan MTQ tingkat kecamatan Muko- Muko Bathin VII yang diselenggarakan di dusun Tebat ” Tutur Ayub Datuk Rio ( kades red ) kepada Bungonews (8/07/2023)
Ditanya apakah ada sumbangan untuk kegiatan MTQ di kecamatan dari masing – masing desa ? Ayub mengaku ada berupa iuran dari masing – masing desa ,soal nominal anggaran biaya untuk kegiatan MTQ ia mengaku tidak tahu persis , ” Kalau soal anggaran MTQ Kecamatan saya tidak tahu , tanya saja dengan Desa selaku Tuan Rumah ” ungkapnya
Sementara Abdul Kodir Datuk Rio Dusun Tebat selaku tuan rumah MTQ kecamatan Muko – Muko Bathin VII dikonfirmasi belum memberikan jawaban
Perlombaan MTQ tingkat kecamatan di 17 kecamatan dalam kabupaten Bungo masing- masing menghabiskan anggaran sebesar Rp. 200 juta diakui oleh Abdullah Datuk Rio Sungai Puri.
” Benar, Tahun ini desa kami selaku tuan rumah lomba MTQ tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas ” Ucapnya via telpon (8/07/2023)
Dijelaskannya bahwa untuk pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan didesa nya menghabiskan anggaran sebesar Rp. 200 jutaan , untuk realisasi dan laporan pertanggung jawabannya dikatakannya itu urusannya panitia pelaksana
Lantas , Apakah ada sumbangan pihak lain atau dari masing – masing desa selain anggaran yang disediakan di Apbdes ? ” Dalam kesepakatannya ada iuran dari masing – masing desa untuk membantu kegiatan MTQ di desa kami selaku tuan rumah namun sampai hari ini tidak ada laporan betapa nominal iuran tersebut,setahu saya tidak ada yang memenuhi kesepakatan tersebut ” ucapnya
Sementara Bustami Datuk Rio dusun Pulau Pekan selaku tuan rumah MTQ kecamatan Bungo Dani dikonfirmasi realisasi kegiatan MTQ mengaku tidak tahu anggarannya
” Saya tidak tahu ,tanya bendahara saja ” ucapnya sembari mengaku pembangunan bahwa pembangunan gapura menuju lokasi MTQ yang tidak pakai papan merek juga bendahara yang tahu
Diminta dihubungi ke bendarhara yang dimaksudnya ,Bustami tidak lagi memberi jawaban
Diminta kepada instansi terkait dan APH menelusuri penggunaan anggaran MTQ tingkat kecamatan dalam kabupaten Bungo ( tim )


























Komentar