Konflik Lahan HKm Di Desa Aburan Diduga Melibatkan ASN , Begini Pengakuan Ketua DPRD Tebo dan Kades SPA

JAMBI, NASIONAL23 Dilihat

Bungonews.net, TEBO – Konflk Lahan Produksi  ( HP ) calon hutan Kemasyarakatan di desa Aburan  kabupaten Tebo kian menarik dan mulai terungkap , pasalnya lahan yang  berada dalam kawasan administrasi kabupaten Tebo namun faktanya sebagian dari calon peserta berasal dari kabupaten Bungo  bukan masyarkat dikawasan hutan sebagai pelaku utama penmanfaatan dan pengelolaan hutan melainkan kelompok tani dari Desa Purwasari kecamatan Pelepat Ilir kabupaten Bungo

Tidak hanya itu hutan negara ini juga dikelola dengan cara membakar dan menanami nya dengan sawit hal ini tentu nya melanggar ketentuan dari sistem pengolahan yang dapat merusak lingkungan sebagaimana ketentuan dari UU PPLH nomor 32 tahun 2029

Terkait pemanfaatan hutan kemasyarakatan ( HKm ) di desa Aburan – Tebo yang juga di kelola oleh kelompok masyarakat atau kelompok tani dari Desa Purwasari kecamatan Pelepat Ilir kabupaten Bungo ini kuat dugaan adanya keterlibatan oknum ASN UPTD KPHP Tebo

Dugaan tersebut terungkao dari percakapan Mursil Saputra Kades / Datuk Rio dusun Purwasari ( SPA ) dengan Bungo news baru – baru ini via telpon

Mursil Saputra yang disebut- sebut turut serta mengesahkan kelompok tani hutan ( KTH ) bersatu Purwasari mengaku bahwa itu semua berdasarkan saran dari polhut Tebo yakni HK

Menariknya lagi , menurut penuturan kades Purwasari ini   HK menjanjikan dan menjamin tidak akan ada masalah jika ada masalah apalagi urusan dengan hukum ia akan menghadapi nya

” Benar ada beberapa warga desa Purwasari ( SPA ) yang juga desa lainnya membentuk kelompok untuk mengelola hutan di desa Aburan Tebo , mereka tergabung dalam kelompok tani ” Tuturnya .

Lebih lanjut dikatakan nya , ” Saya hanya mengetahui pembentukan kelompok tani tersebut dan itu semua berawal dari saran salah seorang polhut di Tebo yang menjamin tidak akan ada Maslaah dan apabila ada masalah ia sendiri yang menghadapinya termasuk berurisan dengan hukum ” Tutur Mursil Saputra sembari menyebut nama polhut yang dimaksudnya

Sementara HK yang disebut – sebut menjamin tidak ada Masalah dengan kelompok tani hutan ( KTH ) yang akan memanfaatkan lahan KMh di Desa Aburan Tebo , dikonfirmasi via telpon tidak memberikan jawaban

Persoalan ini ditanggapi oleh ketua DPRD Kabupaten Tebo,Mazlan .S.Kom
Dikatakannya ” KPHP Tebo Timur tidak boleh melegalkan kelompok tani hutan Bersatu Purwasari Bungo yang lahan nya di kabupaten Tebo ” tutur Mazlan kepada wartawan ( 9/03/2023 )

Lebih lanjut dijelaskannya  ” Kejadian itu tidak bisa untuk melegalkan administrasi. Sementara tapal batas Bungo – Tebo sudah diselesaikan dan ditetapkan dengan Permendagri. Kalau itu selagi dalam wilayah administrasinya kabupaten Tebo itu tidak bisa diajukan untuk menjadi administrasi kabupaten lain (Bungo, red),” tegas Mazlan, Kamis (9/3/2023) dikantor DPRD Tebo.

Ditegaskanya bahwa ada dua masalah yang terjadi ,pertama melegalkan administrasi seperti itu. Kedua, masalah pembakaran lahan  ,  Mengapa posisi calon lahan- lahan yang diusulkan dibakar,  apalagi sekarang sudah ditanami sawit, kok tetap diusulkan menjadi Hutan kemasyarakatan (HKm) itu, polanya beda tidak boleh ditanami sawit, tapi kenapa KPHP melegalkannya,” jelasnya .

Diminta kepada instansi terkait untuk menelusuri dan meninjau ulang lahan KHm di Desa Aburan Tebo serta menindak adanya dugaan keterlibatan oknum.  ( Tim )

Komentar