oleh

Dugaan Penyelewengan DD Pauh Agung Bergulir , 3 Warga Dipanggil,Jaksa Ngaku Hanya Klarifikasi

Bungonews.net, BUNGO – Kasus dugaan Penyelewengan dana desa Pauh Agung Kecamatan limbur Lubuk Mengkuang kabupaten Bungo – Jambi terus bergulir

Setelah memanggil 7 orang saksi yang terdiri dari perangkat desa, Kamis (28/10/21) pihak kejaksaan negeri Bungo kembali memanggi 3 orang warga untuk dimintai keterangannya namun hanya 2 orang yang hadir .

Pemanggilan tiga orang tersebut merupakan klarifikasi terhadap apa yang menjadi laporan dari Yuzarman dan beberapa orang warga Pauh Agung pada waktu lalu.

Tiga orang tersebut adalah Kholfi, Resi dan Silvia. Mereka dipanggil dalam kapasitas yang berbeda.

Kholfi, satu dari tiga orang yang dipanggil tersebut kepada wartawan mengatakan dirinya memang dipanggil oleh Kejari Bungo. Dia dipanggil untuk dimintai keterangan soal dana yang dikabarkan mengalir kepadanya.

“Kemarin ada kwitansi atasnama saya. Tapi saya tidak pernah menerima uang itu. Nama saya dibawa-bawa dalam kasus ini,” kata Kholfi.

Dikatakan Kholfi, dalam kwitansi yang beredar tertera jika dirinya menerima uang dari acara pagelaran seni didesa. Nominalnya Rp 11 juta. Namun pada kenyataannya, dirinya tidak pernah menerima uang tersebut.

“Saya cuman ditanya soal itu saja. Sebab nama saya ada didalam itu,” kata Kholfi

“Tadi yang dipanggil tiga orang. Satu orang tidak datang. Silvia, tidak tau apa alasan mengapa dia tidak datang,” lanjutnya.

Terpisah, Kajari Bungo melalui Kasi Intelijen Kejari Bungo M Ihsan kepada wartawan membenarkan jika mereka telah memanggil tiga orang lagi, namun yang datang hanya dua orang.

“Satu orang tanpa keterangan. Gak tau apa alasannya,” kata Ihsan.

Ihsan menyebut jika pemanggilan ini masih dalam kapasitas klarifikasi. Karena kasusnya masih dalam lidik.

“Masih lidik. Belum ada peningkatan kasus,” katanya. (tim )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed