oleh

Lemahnya Pengawasan Proyek Puluhan Miliar terancam Gagal , 5 unit SD dirobohkan,Nasib Siswapun Terancam

Bungonews.net, BUNGO – Akibat dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek rehab 5 Unit SD di Kabupaten Bungo yang dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri terancam tidak selesai tepat waktu ‘ Gagal ” yang dapat menganggu Kegiatan belajar mengajar ( KBM )

Dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spek proyek rehab dan renovasi sekolah dasar tanpa mencantum nilai pembiayaan di masing-masing sekolah yang diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 6 miliar lebih tersebut ditemukan langsung Bungonews.net di lokasi proyek masing – masing sekolah ,sebagaimana pemberitaan sebelumnya

Berdasarkan investigasi dilapangan baru – baru ini 5 unit SD yang sudah dibangun namun dirobohkan lagi ,diantaranya SD 14 Pasar Rantau Ambacang , SD 08 Rantau Duku, SD 020 Lubuk Mengkuang , SD 043 Tanjung Belit dan SD 17 Sungai Gambir

Kuat dugaan SD 17 Sungai Gambir pondasi bangunan menggunakan pondasi lama sehingga bangunan yang sudah mencapai tahapan pemasangan sloop balok atas akhirnya dirobohkan lagi dan bangun pondasi baru dari nol

Begitu juga hal nya SD 08 Rantau Duku juga dirobohkan , sedangkan SD 14 Rantau Embacang ditemukan juga menggunakan pondasi lama dan menggunakan rangka baja yang tidak sesuai spek akhirnya dirobohkan juga begitu juga halnya dengan SD 20 Lubuk Mengkuang dan SD 043 Tanjung Belit

Rahmat Pelaksana proyek dikonfirmasi mengakui bahwa rehab 5 Unit SD di Bungo terpaksa dirobohkan lagi karena pekerjaan nya tidak sesuai specifikasi teknis dan tidak mempedomani desai RAB ” Itu lah kenyataan nya pak sebagaimana yang bapak beritakan bahwa proyek rehab SD di Bungo tidak sesuai spek ternyata benar dan akhir nya dirobohkan lagi pak ” Tutur Rahmat sembari menjanjikan akan koordinasi dengan bungonews

Sayang nya kembali dihubungi Rahmat tidak memberikan jawaban dan mengakui sedang tidak enak badan ” Saya Sakit pak ” Pesan WA yang disampaikan ke wartawan Bungo news

Dharmawan anggota DPRD kabupaten Bungo mengkhawatirkan proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu sehingga mengancam kegiatan belajar mengajar ” jangan dianggap remeh dan dianggap enteng , kontraktor jangan hanya mikirkan untungnya saja dan tolong dipikirkan juga nasib siswa mau belajar dimana nantinya kalau proyek ini tidak selesai atau gagal ” Tutur Dharmawan sembari meminta instansi terkait dan APH untuk mengusut tuntas proyek asal jadi tersebut (19/09/21)

Kekhawatiran yang sama juga disampaikan oleh Masril. S.Sos.ME Kadis Pendidikan Kabupaten Bungo ” Kekhawatiran akan terganggunya kegiatan belajar mengajar disekolah bila proyek ini nantinya tidak selesai apalagi gagal sudah disampaikan dengan PPK / Satker Balai prasarana Permukiman Wilayah Jambi ( BPPWJ ) kementerian PUPR Jambi ” Tutur Masril

Edi PPK Proyek mengaku sudah menegur rekanan dan berjanji akan menyelesaikannya sesuai perintah dari kepala dinas PUPR Jambi ” tutur Masril

Banyak pihak dan elemen menyayangkan proyek rehab 5 unit SD dikerjakan tidak sesuai spek dan dirobohkan lagi karena ulah kontraktor ingin mendapat untung besar diyakini tidak ada lagi keseriusan dari rekan kontraktor untuk menyelesaikan nya karena sudah mengalami kerugian yang tidak sedikit

Diketahui proyek rehab SD di Bungo yang dirobohkan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp.31, 9 Miliar ( Rp.31,933.957.000,- ) untuk kabupaten Bungo dan kabupaten Tanjung Barat tersebut bersumber dari dana APBN Murni tahun 2021 yang diboncengi oleh anggota DPR- RI diperkirakan kontrak akan berakhir jelang Desember 2021

Proyek puluhan miliar yang dikerjakan oleh kontraktor asal Jambi tersebut di awasi oleh 3 perusahan jasa pengawasan yakni PT.Ciriajasa Engineering consultants KSO , PT. Kalimanya Ekspert konsultan dan PT.Aasco Jaya Konsultan

Diminta kepada APH mengusut dugaan proyek asal yang dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri dan 4 memeriksa 4 perusahan jasa pengawasan dan oknum yang terlibat lainnya. ( BN.R.001)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed