oleh

Spirit HUT Kemerdekaan RI ke-76,  Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

Oleh: Nelson Sihaloho

*) Guru SMPN 11 Kota Jambi

Email:sihaloho11@yahoo.com,nelsonsihaloho06@gmail.com

 

Rasional:

Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)  yang  ke-76 tahun 2021  mengusung tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Sebuah spirit dan mengandung pesan optimisme yang kuat sehingga bangsa ini tangguh dalam menghadapi krisis. Bila merunut ke belakang banyak krisis yang menerpa bangsa ini mulai dari krisis 1998 hingga pandemi Covid -19.  Logo HUT Kemerdekaan RI ke-76 merupakan visualisasi dari tema Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh. Tema ini berisi pesan tentang ketangguhan dan semangat pantang menyerah untuk terus maju menyongsong masa depan yang lebih baik. Situs resmi Setneg RI mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Bank Indonesia, Panglima, Kapolri, hingga seluruh kepala daerah di Indonesia. Semoga Tema HUT Kemerdekaan RI ke-76, menjadi spirit mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh kearah yang lebih baik.

Kata kunci:spirit, tangguh dan tumbuh

 

Bangsa Majemuk

 

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang majemuk terdiri dari berbagai suku, etnis, bahasa, agama dan berbagai keberagaman lainnya. Prinsip yang dianut oleh bangsa Indonesia sebagai negara Bhineka Tunggal Ika yang mencerminkan berbagai suku, etnis bahasa dan kebudayaan namun tetap terintegrasi oleh keikatan serta kesatuan. Ajaran tentang kebangsaan sebagai suatu cara memperoleh kemerdekaan memperoleh landasan kultural yang mendalam. Nasionalisme merupakan suatu kekuatan yang dapat mengobarkan hasrat untuk kemerdekaan. Nasionalisme sering diartikan perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi nasioanalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Akhir-akhir ini muncul kekhawatiran akan merosotnya nasionalisme dan terjadinya disintegrasi nasional.

Dalam lingkup pendidikan misalnya nasionalisme dapat diimplementasikan melalui suatu proses pembinaan semangat nasionalisme dengan mengintegrasikan prinsip yang terkandung dalam nasionalisme itu sendiri. Diantaranya prinsip kebersamaan yang menuntut setiap warga negara untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Prinsp  prinsip persatuan dan kesatuan yaitu warga negara harus mampu mengesampingkan kepentingan pribadi atau golongan yang dapat menimbulkan perpecahan dan anarkis (merusak). Prinsip demokrasi/demokratis memandang bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Bangsa Indonesia merupakan bangsa besar memiliki karakteristik menonjol, yakni terletak pada kemajemukan masyarakatnya. Karakteristik ini jugalah  yang menjadikan Indonesia menjadi bangsa istimewa, bangsa yang berbeda dengan bangsa lainnya di dunia. Bangsa Indonesia merupakan kesatuan dari lebih seribu suku atau etnik yang tersebar lebih dari 17.000 pulau. Masyarakat yang majemuk merupakan keistimewaan tersendiri untuk suatu bangsa. Sebab terdapat keanekaragaman kebudayaan yang dapat dijadikan sebagai pedoman ideologi bertindak, berpikir dan bersosial-budaya. Kemajemukan bangsa ini telah diwariskan sejak awal peradaban dunia mulai berkembang. Kemajemukan itu jugalah yang menjadikan bangsa Indonesia kaya akan nilai sejarah dan budaya. Pancasila memberi corak yang khas terhadap bangsa Indonesia. Pancasila bersifat universal yang dapat menampung dan tidak membatasi nilai–nilai dari kemajemukan yang ada. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia memiliki keistimewaan sendiri dibandingkan dengan konsep pandangan dari bangsa lainnya.  Kemajemukan masyarakat Indonesia merupakan sebuah keistimewaan dan merupakan hasil dari peradaban bangsa yang sudah berlangsung sejak lama. Hasil dari peradaban itulah yang kini membentuk karakteristik bangsa Indonesia yang majemuk atau multietnik dengan rasa pluralisme tinggi dalam berbagai kehidupan. Pancasila merupakan kristalisasi dari kebudayaan bangsa yang dapat menampung dan menjembatani segala perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia.

 

Spirit Kemerdekaan

 

Saat ini bangsa Indonesia disibukkan dengan upaya mengatasi wabah pandemic Covid-19. Berbagai kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk memutus meningkatnya wabah Covid-19. Diperkirakan penanganannya akan berlangsung hingga di penghujung akhir tahu 2021. Mencermati hal tersebut tidak ada pilihan untuk bangsa ini untuk tetap semangat sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik. Spirit kemerdekaan untuk menjadikan bangsa Indonesia lebih berjiwa merdeka dalam menghadapi pandemic. Spirit kemerdekaan bisa diimplementasikan dengan tetap mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan, kemerdekaan, egalitarianisme dalam menyonsong era industry 4.0 dan era society 5.0.

Dalam praktik kehidupan sehari-hari yakni mengimplementasikan spirit kemerdekaan dalam seluruh proses kehidupan berbangsa, bermasyarakat serta bernegara dengan baik. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, PPKM Darurat hingga PPKM level 1-4 yang saat ini pada fase perpanjangan hingga ke berbagai daerah harus dipatuhi dengan baik. Di bulan Kemerdekaan inin kita harus menggelorakan semangat perjuangan yang diharapkan bisa jadi salah satu cara meningkatkan komitmen bangsa agar Indonesia bisa merdeka dari jerat pandemi COVID-19. Suatu bangsa yang memiliki tingkat nasionalisme yang tinggi tidak akan pernah khawatir mengahadapi ancaman-ancaman dari luar maupun dalam. Nasionalisme menjadi hal yang mutlak dimiliki oleh semua orang, meskipun dalam era kemajuan global saat ini.  Globalisasi saat ini telah pula menimbulkan problem terhadap eksistensi sutau bangsa dan negara. Mengutip Diamond dan Mc. Donald (dalam Grendi, 2007:6) mengemukakan bahwa penduduk dunia sekarang ini sedang berada diantara dua paradigma. Paradigma pertama lebih melihat gerakan kearah unity (keseragaman), dimana batasan negara menjadi kabur dan dunia seolah oleh mejadi global village. Paradigma kedua lebih melihat gerakan kearah diversity (keberagaman). Pada satu sisi kerjasama dan kolaborasi menjadi perhatian utama dalam sistem internasional. Disisi lain munculnya identitas-identitas lokal yang terwujud dalam berbagai gerakan, akan menimbulkan potensi konflik baru yang mengancam stabilitas internasional. Globalisasi telah menimbulkan perdebatan diberbagai pihak. Sebagian orang memandang adanya globalisasi dapat mengintegrasikan orang-orang dibelahan dunia, disisi lain memandang globalisasi dapat menyebabkan ancaman disintegrasi. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh terhadap kehidupan suatu bangsa tak terkecuali Indonesia.  Menyikapi hal tersebut menyambut perayaan kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi momen bahagia, spirit perjuangan para pahlawan mengalir ke darah seluruh masayarakat Indonesia. Saat ini kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengalami penurunan ekonomi, semua kondisi mengalami kekurangan dan perlu adanya gotong-royong saling membantu untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat luas.  Semangat membangun bangsa tidak membeda-bedakan antargolongan, suku, ras, dan agama. Perjuangan yang harus dilewati oleh Indonesia untuk merdeka bukan lagi dijajah negara lain, melainkan berjuang untuk hidup dan mengatasi pandemi agar kembali seperti normal. Saling bantu merupakan cara efektif untuk tetap survive perlahan bisa melewati pandemi yang masih belum menemukan ujung.

 

Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata Tangguh masuk ke dalam kelas kata verba (kata kerja), adjektiva (kata sifat) dan nomina (kata benda). Tangguh Adjektiva (kata sifat) yakni sukar dikalahkan, kuat andal. Sedangkan nomina (kata benda) yaitu kuat sekali (tentang pendirian dan sebagainya), tabah dan tahan (menderita dan sebagainya) serta kukuh. Tahun 2021 ini menjadi yang ke  tiga kali perayaan kemerdekaan di tengah covid 19 dengan syarat dan tetap pada panduan taat protokol kesehatan.

Hal inilah kemungkinan yang mendasari perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke 76 dengaan tema Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. Kepribadian tangguh (hardiness) merupakan suatu atribut kepribadian yang tampaknya membuat seseorang mampu berjuang selama masa-masa sulit. Tangguh tidaknya seseorang dalam menghadapi situasi yang sulit akan menunjukkan seberapa besar tingkatan kepribadian tangguh yang dimilikinya. Orang memiliki kepribadian tangguh akan lebih tahan dalam menghadapi sitruasi yang penuh dengan tekanan. Menurut Maddi (dalam Atkinson & Atkinson, 2010) kepribadian tangguh merupakan suatu trait atau ciri sifat yang dicirikan dengan perasaan komitmen (daripada keterasingan) dan kendali atau control (daripada ketidakberdayaan) serta memersepsikan maslah sebagai suatu tantangang (daripada sebagai ancaman). Sedangkan Maddi (dalam Darmayanti, 2012) menambahkan bahwa sebenarnya kepribadian tangguh merupakan karakteristik kepribadian yang mempunyai fungsi sebagai pertahanan pada saat individu menemui suatu kejadian yang menimbulkan stres. Adapun Younkin dan Betz sebagaimana dikutip Eperson, (2004) kepribadian tangguh menunjuk pada disposisi atau sikap yang dimiliki oleh seorang individu yang mempengaruhi cara mereka merasakan stres dan yang mendukung mereka terhadap ketahanan hidup sehari-hari dan sebagai sisi kunci dari kepribadian individu yang berfungsi sebagai dasar untuk semua mekanisme penanganan kognitif. Individu dengan kepribadian tangguh menyukai kerja keras karena dapat menikmati pekerjaan yang dilakukan, membuat suatu keputusan dan melaksanakannya karena memandang hidup ini sebagai suatu yang harus dimanfaatkan dan diisi agar mempunyai makna. Individu yang tangguh sangat antusias  menyongsong masa depan karena perubahan-perubahan dalam kehidupan dianggap sebagai suatu tantangan dan sangat berguna untuk perkembangan. Kepribadian tangguh merupakan suatu karakteristik kepribadian atau disposisi (sikap) yang dimiliki seseorang yang berfungsi sebagai pertahanan di saat menghadapi situasi yang mengancam atau menekan, dan berkembang sebagai akibat dari hasil belajar selama hidupnya. Kepribadian tangguh merupakan karakteristik kepribadian yang mempunyai daya tahan terhadap kejadian-kejadian yang menimbulkan stres.  Penelitian Kobasa (1979) membuktikan bahwa individu yang mengalami tekanan hidup yang tinggi dan tetap sehat ternyata memilki struktur kepribadian yang berbeda dengan individu yang mengalami tekanan hidup tinggi dan kemudian menjadi sakit. Secara spesifik kepribadian tangguh mengubah dua komponen penilaian, yaitu yang pertama kepribadian tangguh menurunkan penilaian terhadap ancaman, dan yang kedua kepribadian tangguh meningkatkan harapan individu bahwa usaha-usaha mengatasi masalah akan bisa berhasil (Tartasky, 1993). Kobasa (1982) telah mencatat bahwa ternyata individu yang berkepribadian tangguh memiliki gaya penjelasan yang optimistik. Kepribadian tangguh merupakan tipe kepribadian yang dapat menyesuaikan dirinya dengan tuntutan dengan tepat dan efektif. Kepribadian tangguh mempunyai serangkaian ciri atau sikap yang membuat individu tahan terhadap tekanan, karena dalam kepribadian ini mencakup adanya komitmen (commitment) yang merupakan lawan dari keterasingan (alienase), kontrol (control) yang merupakan lawan dari ketidakberdayaan (powerlessness), dan tantangan (challenge) sebagai pertahanan terhadap situasi mengancam (sumber: Kobasa, et al., 1982). Pada dasarnya, manusia memiliki ketangguhan untuk menghadapi kesulitan, dan dapat mengembangkan pemaknaan positif atas kehidupan yang dijalaninya. Kepribadian tangguh memiliki hubungan dengan pertumbuhan pribadi, perilaku altruistik, kepuasan kerja, kualitas hidup, dan kesehatan fisik serta mental (Evans, Pellizzari, Culbert & Metzen, 1993; Gill & Harris, 1991; Hills & Norvell, 1991). Karena itu, sangat penting sekali di masa peringatan Kemerdekaan RI ke 76 tanggal 17 Agustus 2021 menegaskan serta menguatkan kembali momentum Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. Bahwa bangsa iyang memiliki kepribadian tangguh tidak mudah putus asa dan senantiasa tertantang untuk terus tumbuh kendati dihadapkan pada situasi dengan penuh tekanan. Kita harus berkeyaknan dan memiliki harapan bahwa kondisi perekonimian akan tumbuh. Bangsa yang mampu mengimplementasikan kepribadian tangguh maka tidak akan mudah mengalami stres dan tidak mudah terserang penyakit, daya tahan tubuhnya terhadap penyakit akan semakin meningkat.  Bngsa ini harus mampu mengembangkan semua potensi positif yang dimilikinya. Indonesia tumbuh dibuktikan dengan pada suatu keadaan yang sangat dirasakan mulai dari perubahan-perubahan positif yang dirasakan rakyat setelah mengalami krisis.  Mungkin kita bisa belajar dari Calhoun dan Tedeschi (1998) menyatakan bahwa pertumbuhan yang dirasakan individu yang mengalami suatu kejadian hidup yang traumatik, mencakup tiga domain, Yaitu : (a) perubahan dalam persepsi diri, persepsi diri individu dapat berubah dari individu yang rentan terhadap kesulitan hidup menjadi mampu mengatasi kesulitan yang menantang; (b) perubahan dalam hubungan berhubungan dengan orang lain, meningkatnya interpersonal dan kedekatan emosional dengan orang lain, meningkatkan pemahaman terhadap penderitaan orang lain dan kemampuan mengekspresikan emosi; (c) perubahan dalam filosofi hidup, perubahan dalam prioritas hidup, kebijakan dan minat serta keterbukaan terhadap hal-hal spiritual.

Kepribadian tangguh sangat penting dikembangkan pada diri generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.  Sebab mengingat implementasinya dalam mengatasi permasalahan psikologis yang dihadapi generasi muda begitu besar manfaat yang bisa dirasakan. Bisa digunakan sebagai benteng pertahanan psikologis dalam menghadapi situasi-situasi yang penuh dengan tekanan. Mengutip Maddi, (dalam King; 2010) menyatakan kepribadian tangguh dapat menurunkan stress dan terhindar dan berbagai penyakit yang mematikan. Sedangkan Anggreini, (2007), menyatakan bahwa walaupun terdapat bukti pengaruh langsung hubungan antara kepribadian tangguh dengan kesejahteraan subjektif, namun hubungan tersebut hadir dalam konteks tidak dilibatkan variabel optimisme, harga diri, dukungan sosial dan religiusitas secara bersama-sama dalam model. Mereka juga akan mampu mengembangkan bahwa setiap masalah atau kejadian yang tidak diharapkan merupakan suatu tantangan dalam hidup yang memang harus dihadapi, sehingga menjadikan mereka tetap optimis dan berani di setiap kesempatan. Kita tentu sangat berharap agar bangsa Indonesia segera mampu keluar dari krisis terutama pandemic Covid-19. Tema HUT Kemerdekaan RI ke-76, semoga mampu menjadikan  Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.  Dari kejadian Covid-19 tentunya bangsa ini harus mampu membuktikan dirinya sebagai bangsa yang tangguh serta bangsa yang imannya terus bertumbuh ke arah yang lebih baik. Selamat HUT Kemerdekaan RI ke 76 Jayalan Bangsaku, Jayalah Negeriku. Semoga bermanfaat.

 

Rujukan:

  1. Megawati, R. & Amril, R.I. (2006). Membantu Anak Pulih Dari Trauma Bencana. Jakarta : Republika.
  2. Santrock, J.W. (2002). Life span development: perkembangan masa hidup. Alih bahasa ; Juda Damanik. Jakarta : Erlangga.
  3. Sumampouw, N.E.J. (2008). Dampak psikologis pasca bencana. Diakses dari : 19/10/2009.
  4. Hendrastomo, Grendi. 2007. Nasionalisme vs Globalisasi: Hilangnya Semangat Kebangsaan dalam Peradaban Modern. Dalam Dimensia . Volume 1. No. 1
  5. Esis Manalu, Julianada (2016). Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan yang Bersumber dari NKRI untuk Meningkatkan Kualitas Kehidupan Bermasyarkat, Berbangsa dan Bernegara. Parliament of subulussalam. Tersedia: http://dprksubulussalam.go.id/ (diunduh pada 08 Februari 2017)
  6. 2010. Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme. (http://widyasss.wordpress.com/ diunduh pada 08 Februari 2017).
Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed