oleh

Gagal Operasi , Proyek Mubazir Rp. 15 Miliar SMA TT Bungo Dibiarkan Semak

ASET DAPODIK DAN DANA BOS DIPERTANYAKAN

Bungonews.net , BUNGO – SMA Titian Teras Muara Bungo yang berlokasi di SMK negeri 2 Bungo ( SMTP Babeko ) kondisi nya sangat memprihatinkan , selain tidak beroperasi juga sudah ditumbuhi rerumputan dan pepohonan disekeliling bangunan yang sengaja dibiarkan

Diduga akibat kurang Matangnya perencanaan dan terkesan dipaksakan SMA tiitian teras Bungo yang menghabiskan anggaran tahun 2020 untuk pembangunan asrama putra dan putri , rehabilitasi ,drainase dan SPAM senilai Rp. 15.miliar terkesan mubazir.

Tidak hanya itu mebeler ,peralatan kantor dan komputer yang di perkirakan bernilai Ratusan juta pun tidak diketahui rimbanya

menariknya lagi ternyata lokasi yang digunakan untuk pembangunan SMA Titian Teras Bungo adalah tanah aset milik SMK N 2 Bungo yang belum ada serah terima aset atau hibah sesuai prosedur pengalihan dan penghapusan aset negara

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya diakui bahwa pihak SMK negeri 2 Bungo belum pernah menyerahkan tanah untuk pembangunan SMA Titian teras Bungo ” Lokasi SMA Titian teras Bungo adalah lokasi SMK negeri 2 Bungo yang sampai hari ini belum pernah ada surat serah terima atau surat hibah ke SMA Titian Teras dari SMK Negeri 2 Bungo ” Tutur Arief Kepsek SMK Negeri 2 Bungo kepada Bungonews .

Ditanya apakah ada mebeler ,komputer dan perlengkapan lain nya di distribusikan ke SMA Titian Teras Bungo ?

” Sepengetahuan kami sampai hari ini belum ada satupun mebeler ,peralatan dan perlengkapan yang sampai disekolah ini ” Tutur sumber yang layak dipercaya dan kompeten yang sengaja tidak dituliskan namanya

Lantas bagaimana dengan nasib siswa dan siswi SMA Titian Teras Bungo yang selama ini belajar di SMA Titian Teras Jambi ? ” Inilah persoalan nya entah bagaimana nasib siswa siswinya sudah 3 tahun masih di SMA Titian teras Jambi dengan status Siswa SMA Titian Teras Bungo sedangkan SMA Titian Teras Bungo gagal beroperasi

Diketahui SMA Titian Teras Bungo di SK kan pendirian sekaligus izin operasinya pada tahun 2019 yang lalu pada tanggal 23 Mei 2019 dengan jumlah murid sebanyak 186 orang dan guru sebanyak 28 orang dan satu orang kepala sekolah ,data siswa jumlah guru tersebut juga erat kaitan nya dengan penggunaan keuangan negara dan pertanggungjawaban dana Bos sedangkan sekolah tersebut tidak beroperasi

Terkait proyek yang menghabiskan anggaran Rp. 15 miliar ditambah mebeler serta yang diduga sarat masalah, asal jadi dan mubazir tersebut diperoleh informasi sudah dilakukan penyelidikan oleh pihak APH provinsi Jambi namun hingga saat ini belum diketahui kepastian sejauh mana hasil penyelidikan nya

Intel Kejati Jambi , Ridwan Joni dikonfirmasi perihal tersebut belum memberikan jawaban

Tunggu Khabar selanjutnya dugaan proyek asal jadi dan penggunaan dana Bos SMA Titian Teras Bungo .

( BN.R.001/002 )

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed