Jalan Provinsi Tanah Tumbuh Lamo Kian Amblas, Berbulan-bulan Dibiarkan, Warga Pertanyakan Keseriusan PUPR Jambi

BUNGO7 Dilihat

Bungonews.net,Bungo-Ruas Jalan Tanah Tumbuh Lamo yang menghubungkan Dusun Teluk Pandak dengan Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, semakin memprihatinkan. Jalan berstatus jalan provinsi tersebut kini mengalami amblas cukup parah di kawasan perbukitan dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas.

Kerusakan yang telah berlangsung selama beberapa bulan itu hingga kini belum juga mendapatkan penanganan. Padahal, lokasi tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat di wilayah Tanah Sepenggal.
Pantauan Bungonews.net di lapangan memperlihatkan sebagian badan jalan telah ambles akibat longsoran tanah. Saat musim hujan, kondisi semakin mengkhawatirkan karena badan jalan terus terkikis, sementara pengendara harus melintas di jalur yang sempit dengan risiko terperosok ke bagian jalan yang rusak.

Ironisnya, menurut warga, lokasi tersebut sudah beberapa kali menjadi perhatian berbagai pihak. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bungo, DPRD Provinsi Jambi hingga pemerintah daerah disebut pernah meninjau langsung kondisi jalan tersebut. Namun hingga kini, masyarakat belum melihat adanya pekerjaan fisik untuk mengatasi kerusakan itu.

“Jalan ini sudah lama rusak, bahkan semakin parah. Sudah sering ditinjau oleh anggota dewan maupun pemerintah, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kami hanya ingin jalan ini segera ditangani sebelum memakan korban,” ujar warga setempat, Pirdaus ( 5/8/2026 )

Warga menilai kerusakan yang terus dibiarkan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Mereka meminta Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas PUPR tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi segera merealisasikan pembangunan.

Keselamatan pengguna jalan, menurut warga, seharusnya menjadi prioritas. Apalagi kerusakan terus meluas setiap kali hujan turun dan dikhawatirkan dapat memutus akses apabila longsor semakin besar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bungo ketika dimintai konfirmasi mengenai informasi penanganan ruas jalan tersebut mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah mengagendakan penanganan pada tahun 2026.
“Infonya tahun ini ada penanganan dari provinsi,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut tentu menjadi harapan baru bagi masyarakat. Namun di sisi lain, warga berharap informasi tersebut segera diwujudkan dalam bentuk pekerjaan nyata di lapangan, bukan sekadar rencana.

Kini publik menunggu langkah konkret Pemerintah Provinsi Jambi. Sebab, setiap hari kerusakan terus bertambah, sementara keselamatan pengguna jalan berada dalam ancaman. Penanganan yang cepat tidak hanya akan memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi bukti hadirnya pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat

( BN )

Editor: Azwari

Komentar