Bungonews.net,Bungo-Tahapan Pemilihan Rio (Pilrio) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Bungo resmi dimulai. Momentum tersebut ditandai dengan Deklarasi Damai Pilrio Serentak yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Senin (15/6/2026).

Deklarasi damai ini menjadi penanda dimulainya pesta demokrasi tingkat dusun yang akan diikuti puluhan calon Rio dan Datin di berbagai wilayah Kabupaten Bungo. Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga persatuan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Dusun (PMD) Kabupaten Bungo, Safrizal, SE, mengatakan Pilrio Serentak 2026 akan dilaksanakan di 28 dusun yang tersebar di 13 kecamatan. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026 mendatang.
Sebanyak 64 calon Rio dan Datin telah ditetapkan sebagai peserta pemilihan, terdiri dari 62 calon laki-laki dan dua calon perempuan. Sementara jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 45.173 pemilih yang akan menyalurkan hak pilihnya di 75 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Menurut Safrizal, deklarasi damai merupakan komitmen bersama seluruh pihak untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis, jujur, adil, aman, dan bermartabat.
Seluruh calon Rio dan Datin juga telah menandatangani pakta integritas sebagai bentuk kesiapan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menerima hasil pemilihan, serta siap menang maupun siap kalah.
Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra, SH, M.Kn menegaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran dan seleksi administrasi calon Rio telah dilaksanakan secara transparan sesuai aturan yang berlaku.
Ia mengingatkan para calon agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai pemicu konflik di tengah masyarakat. Menurutnya, demokrasi harus menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.
“Jangan sampai masyarakat terkotak-kotak karena perbedaan pilihan. Mari kita jaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di dusun masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat tetap hidup tenteram dan harmonis setelah pemilihan selesai,” tegas Dedy Putra.
Bupati juga meminta seluruh calon dan tim pendukung menghindari penyebaran isu yang dapat memecah belah masyarakat maupun menyerang pribadi lawan politik.
Menurutnya, keberhasilan Pilrio Serentak bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, aparat keamanan, atau panitia penyelenggara, melainkan juga bergantung pada kedewasaan politik para calon dan pendukungnya.
“Kesuksesan pemilihan ini ada di tangan para calon dan seluruh pihak yang terlibat. Jika semua menjaga komitmen untuk menciptakan suasana damai dan kondusif, maka Pilrio Serentak Tahun 2026 akan berjalan aman, lancar, dan sukses,” pungkasnya.
( BN – war )

























Komentar