Ulah PETI, Setelah Jembatan Sungai Beringin Kini Giliran Jembatan Desa Baru Pelepat Nyaris Roboh

BUNGO11 Dilihat

Bungonews.net, Bungo- Aktivitas penambang emas kian berani dan terang-terangan tanpa ada rasa takut karena ulahnya aktivitas ilegalnya menyebab kerusakan alam dan fasiltas umum, beberapa hari yang lalu jembatan apung Desa Sungai Beringin hancur akibat ulah PETI Di hulu sungai, kini giliran jembatan desa Baru Pelepat juga nyaris roboh yang juga diduga karena ulah PETI

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan, alat berat dengan merek Zoomlion ZE 215 berwarna hijau abu-abu itu diduga sebagai penyebab rusaknya jembatan gantung yang ada di Dusun Baru Pelapat.

“Pelaku PETI nampaknya main gas full saja bang dan nampaknya tidak peduli dengan fasilitas umum lagi, salah satunya jembatan gantung di Dusun Baru kena dampak PETI,” terang salah satu warga inisial RK, Minggu (26/4/2026)

Ketika ditanya berapa banyak alat berat yang ada diwilayah Dusun Baru Pelepat dan khususnya diwilayah sekitar Jembatan Gantung, menurutnya alat berat yang ada diwilayah dusun Baru Pelapat cukup banyak, namun yang disekitar jembatan gantung hanya ada beberapa unit.

“Jangan sampai jembatan gantung rusak parah nantinya, maka dari itu kami berharap ada tindakan tegas untuk menyelamatkan fasilitas umum ini dan siapa yang menyebabkan rusak harus diminta tanggungjawabnya,” paparnya pula.

Disisi lain, keberadaan alat berat Zoomlion ZE 215 yang ada disekitar Jembatan Gantung menurut sumber lain menyebutkan bahwa alat tersebut diduga milik salah satu oknum Kepala Dusun (Kadus atau Kepala Kampung) yang menjabat di dusun Baru Pelepat inisial ANS

“Kabarnya alat berat Zoomlion ZE 215 itu milik ANS yang merupakan oknum Kadus (Kepala Kampung) di Dusun Baru Pelepat,” Ujar sumber

Sementara itu, Datuk Rio Dusun Baru Pelapat ketika dihuhungi awak media terkait kabar adanya kerusakan jembatan gantung yang diduga akibat aktifitas PETI, belum bisa memberikan tanggapan sampai berita ini diterbitkan.

Purnama camat Pelepat,diminta tanggapanya terkait PETI di pelepat belum memberikan jawaban ( tim ).

Komentar