Bungonews.net, Bungo- Penantian panjang warga Sungai Udo, Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo, akhirnya terjawab. Setelah bertahun-tahun mengusulkan pemasangan tiang dan jaringan listrik yang tak kunjung mendapat respons, hari ini janji itu mulai direalisasikan.

Keluhan warga sebelumnya disampaikan langsung kepada Bupati Bungo, H. Dedy Putra, SH, M.Kn, saat kegiatan gotong royong (Goro) bersama warga Sungai Udo. Kegiatan tersebut digagas Komunitas Sepeda Sungai Udo (KSSU) yang diketuai M. Yusuf, Ketua RW 09, dan turut dihadiri Wakil Bupati Bungo, jajaran Asisten Setda, serta perwakilan OPD, pada Minggu (4/1/2026).
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan bahwa usulan pemasangan tiang dan jaringan listrik PLN, termasuk drainase, telah berulang kali diajukan, namun belum pernah terealisasi. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bungo langsung menginstruksikan instansi terkait agar segera mengakomodasi keluhan warga dan mempercepat pemasangan jaringan listrik.
Tak butuh waktu lama. Pada Senin (5/1/2026), tiang listrik yang dijanjikan tiba di lokasi dan pengerjaan jaringan listrik pun langsung dimulai oleh pihak PLN.
“Alhamdulillah, tiang listrik PLN yang dijanjikan Bupati kemarin sudah tiba di lokasi dan hari ini sudah mulai dikerjakan,” ujar M. Yusuf, Ketua RW 09 Kelurahan Jaya Setia, yang dibenarkan oleh Adi Saputra.
Mewakili warga, Ketua RW 09 M. Yusuf bersama Dian Saputra selaku Ketua RT 23 dan Doni Mandaro Ketua RT 24 menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bungo, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Bungo.
“Kami Ketua RW 09, Ketua RT 23, dan Ketua RT 24 Kelurahan Jaya Setia mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bungo. Jaringan listrik yang selama ini ditunggu akhirnya direalisasikan,” tutur Yusuf, sebagaimana disampaikan Adi Saputra.
Realisasi pemasangan tiang dan jaringan listrik ini menjadi bukti respons cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi warga Sungai Udo akan akses listrik yang lebih layak dan merata.
(BN–war)


























Komentar