Kacau !, Proyek Rehab dan Pagar SMPN 7 Tanah Sepenggal Baru Mulai Dikerjakan : Siapa Backing Kontraktor Bangko Ini ?

BUNGO, PERISTIWA240 Dilihat

Bungonews.net, Bungo- Tidak hanya di wilayah kecamatan Limbur lubuk Mengkuang proyek dikerjakan asal jadi dan terancam molor di wilayah kecamatan Tanah Sepenggal yang tidak jauh dari kota Muara Bungo pun terdapat proyek yang terancam tidak selesai hingga deadline Desember 2025 , salah satunya proyek pembangunan Pagar dan proyek rehabilitasi laboratorium SMPN 7 Tanah Sepenggal juga terancam molor.

Proyek Rehab Labor SMPN 7 Tanah Sepenggal Baru Mulai Dikerjakan

Proyek Pagar SMPN 7 Tanah Sepenggal belum dikerjakan

Ancaman tidak selesai tepat waktu alias molornya proyek rehab Laboratorium dan pagar SMPN 7 Tanah Sepenggal ini berdasar fakta investigasi Bungonews ( 20/11/2025 )

Dilokasi proyek terlihat proyek rehabilitasi laboratorium yang dikerjakan oleh perusahaan penyedia berasal dari Merangin Bangko ,yakni CV.Putra Merangin dengan nilai kontrak sebesar Rp.159 juta baru mulai tahap pembongkaran bangunan ,sedangkan paket pembangunan pagar yang juga dikerjakan kontraktor yang sengaja tidak memasang papan proyek terlihat belum dikerjakan

Salah satu tukang yang mengaku berasal dari Merangin Bangko dikonfirmasi mengatakan ” Benar, proyek ini dikerjakan oleh kontraktor asal Bangko dan kami diperintahkan hari ini mulai kerja ” Tutur pekerja proyek sembari menyebut nama kontraktor yang dimaksud

Dikatakannya proyek pembangunan pagar yang belum dikerjakan juga akan dikerjakan oleh kontraktor yang mengerjakan labor SMPN 7 Tanah Sepenggal dikarenakan belum ada kesepakatan dengan pemilik perusahaan makanya belum dikerjakan ” Tambahnya

Diakuinya kontraktor asal Merangin Bangko yang diketahui bernama Mansur memiliki banyak proyek di Bungo ” Selain dilokasi ini bos juga dapat beberapa proyek di kecamatan Limbur lubuk Mengkuang pada paket dari Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR ” Imbuhnya

Selaku kepala tukang dengan kondisi proyek baru dimulai sedangkan waktu pelaksanaan tinggal beberapa hari lagi apakah dia yakin bisa menyelesaikan proyek tepat waktu ? Dikatakannya ” Itu semua tergantung cuaca, ketersediaan material dan tenaga kerja pak ” pungkasnya

Sementara Zeka Apriadi , PPK Proyek Disdikbud Bungo yang mengetahui potensi keterlambatan proyek tahun 2025 sangat besar dan ancaman potensi dikerjakan asal jadi ditegaskannya ” Proyek yang molor dan dikerjakan asal jadi akan diputus kontrak dan akan dijadikan evaluasi kinerja rekanan penyedia untuk tahun berikutnya ” Tegas Zeka

Beredar kabar bahwa perusahaan jasa konstruksi asal Bangko tersebut diduga dibackingi oleh oknum rekanan yang dekat lingkar penguasa di Bungo sehingga tidak mustahil banyak dapat paket proyek di kabupaten Bungo.

( BN- war )

Komentar