Rp2,4 Miliar Dana Desa di Tanah Sepenggal Belum Dikembalikan, Dusun Tanjung Paling Banyak Temuan

BUNGO1072 Dilihat

Bungonews.net, Bungo – Dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Bungo kembali mencuat ke permukaan. Hingga kini, miliaran rupiah dana desa di Kecamatan Tanah Sepenggal belum juga dikembalikan, berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Bungo dari tahun 2015 hingga 2021.

Dari total temuan dana desa yang belum dikembalikan di seluruh Kabupaten Bungo yang mencapai belasan miliar rupiah, Kecamatan Tanah Sepenggal menyumbang sekitar Rp2,4 miliar. Dari sejumlah dusun yang diaudit, Dusun Tanjung menjadi wilayah dengan jumlah temuan terbesar.

Berikut adalah rincian sebagian temuan dana desa di Kecamatan Tanah Sepenggal:

Dusun Tanjung: Rp515.996.971

Dusun Tenam: Rp391.608.038

Dusun Tanah Bekali: Rp256.256.591

Dusun Pasar Rantau Embacang: Rp230.333.186

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait keseriusan Inspektorat Kabupaten Bungo dalam menindaklanjuti hasil audit tersebut. Terlebih lagi, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah dana tersebut telah dikembalikan atau masih dalam proses.

“Kalau Inspektorat memang serius, seharusnya data-data ini segera dilaporkan ke Bupati dan diteruskan ke aparat penegak hukum untuk diproses secara hukum,” ujar RST, salah satu tokoh pemuda Bungo.

Sebelumnya, mantan Wakil Bupati Bungo, H. Syafruddin Dwi Aprianto, sempat menyatakan akan merekomendasikan kasus-kasus seperti ini ke aparat penegak hukum (APH). Namun hingga kini, pernyataan tersebut belum terlihat realisasinya di lapangan.

Pihak Inspektorat Kabupaten Bungo saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi terkait hal ini.

 

(BN)

 

Komentar