Bungonews.net,- Beredar isu salah satu kepala daerah di Jambi kena OTT KPK di sebuah hotel berbintang di Kota Jambi yang tersebar di pesan WA dan ramai diberitakan , Sabtu malam (17/05/2025 )
Kabaryang menghebohkan tersebut ditanggapi oleh jubir KPK Budi Prasetyo, kepada wartawan dikatakannya KPK tidak melakukan OTT di Jambi ” Tidak Ada ” tulisnya melalui pesan WA
Isu OTT KPK salah satu kepala daerah di Jambi tersebut di sikapi oleh, Firmansyah, SH.MH ( Lawyer )
Ia menyebutkan bahwa OTT yang terjadi selama ini diawali dari rakor ( rapat koordinasi) pencegahan yang berlanjut ke OTT,hal ini dibandingkannya dengan peristiwa ditahun 2017 yang lalu
” Menyikapi isu OTT KPK ini saya coba berfikiran positif dengan membandingkan peristiwa ditahun 2017, dimana seminggu sebelum terjadinya OTT oleh KPK, juga diadakan rapat koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi yang dihadiri oleh wakil Ketua KPK di Jambi, pada saat itu Gubernur Jambi menyatakan komitmen bersama dalam pencegahan Tipikor, namun disanyangkan selang beberapa hari kemudian terjadi OTT di Jambi.
Fenomena KPK memberikan sinyal sebelum OTT dengan rakor pencegahan, fenomena ini terjadi dibeberapa daerah di Indonesia.
Mungkin inilah yang menyebabkan merebaknya isu OTT KPK di kota Jambi saptu kemarin ” Tutur Lawyer yang berkantor di kota Jakarta berargument
Disampaikannya baru – baru ini (14/05/2025 ) Plh Deputi Korsup KPK, Edi Suryanto, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pencegahan Korupsi bersama seluruh pemerintah daerah se-Provinsi Jambi, yang digelar di Gedung Merah putih menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak agar tata kelola daerah berjalan tanpa tumpang tindih kebijakan maupun praktik yang merugikan keuangan negara.
Lalu pada hari saptu 17 mei 2025 di Jambi geger beredar berita OTT Pejabat Pemprov Jambi oleh KPK di sebuah hotel berbintang di Kota Jambi.
Sebagai Advokat saya sangat mengapresiasi kinerja KPK dalam pemeberantasan Tipikor, dan berpesan kepada kepala daerah di Jambi untuk mencegah, menghidari tidak melakukan Tipikor, cukuplah peristiwa kelam 2017, cukuplah masyarakat hari ini mempertanyakan kinerja Pemimpin di Jambi, jangan sampai dijawab dengan OTT KPK” pungkasnya ( BN )


























Komentar