Bungonews.net, BUNGO – Proyek rehabilitasi dan bangun baru di SMA negeri 11 Bungo yang dikerjakan oleh tim swakelola tergolong aneh, pasalnya pada papan merek proyek yang mestinya sebagai identtitas kegiatan tidak mencantumkan anggaran pembiayaan, menariknya bagian bawah papan merek bertuliskan ” Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan dan monitoring kepolisian daerah republik indonesia provinsi Jambi dan kejaksaan tinggi provinsi Jambi “
Tidak dicantumkannya nilai pembiayaan pada masing – masing kegiatan sengaja dilakukan agar publik tidak mengetahuinya,begitu juga halnya dengan tulisan pendampingan dari APH seakan – akan prioyek swakelola tersebut tidak akan ada pihak yang mempersoalkannya

Tidak hanya itu 11 paket kegiatan yang dilaksanakan secara swakelo tersebut diduga tidak mentaati ketentuan SMKK ( Sistem Managemen Keselamatan dan kesehatan kerja ) hal ini terbukti minimnya rambu – rambu peringatan tentang keselamatan kerja serta tidak adanya pagar pengaman dilokasi proyek dan tidak satupun pekerja yang menggunakan alat pelindung diri ( APK )
Selain itu tidak detemukannya juga gambar dan desain serta RAB masing – masing kegiatan , kuat dugaan rehabilitasi dan bangun baru di SMA Negeri 11 Bungo tidak sesuai teknis, terlihat pada pekerjaan tiang balok hanya ditempelkan pada bangunan lama lama tanpa menggunakan kolom balok
Diketahui bahwa proyek rehabilitasi dan bangun baru di SMA negeri 11 Bungo yang dikerjakan oleh yang terdiri dari dari :
1. Rehabilitasi ruang perpustakaan
2. Rehabilitasi ruang laboratirium komputer
3. Rehabilutasi ruang laboratorium Biologi
4. Rehabilitasi Ruang Perpustakaan
5. Rehabilitasi ruang kepala sekolah
6. Pembanguan ruang konseling
7. Rehabilitasi ruang kelas
8. Rehabilitasi Jamban
9. Pembangunan ruang laboratirium Fisika
10. Pembangunan ruang UKS
11. Pembangunan ruang guru
Dalam pelaksanaan proyek swakelola yang menitik beratkan pada pemberdayaan masyarakat lokal namun dalam prakteknya pekerja proyek diketahui berasal dari wilayah kecamatan lokasi sekolah , hal ini diakui oleh sejumlah pekerja proiyek
Sulinar kepsek SMA negeru 11 Bungo tidak memberikan jawaban, ” Sudah saya hubungi kepsek nya bang ,katanya beliau akan berkomunikasi dengan abang ” Tutur sumber , sayangnya berulang kali dihubungi tidak di resfon
Pantauan bungonews dilapangan, sejumlah proyek swakelola di SMA dan SMK dalam kabupaten Bungo semuanya mencantumkan nilai pembiayaan pada papan merek proyek ,hanya SMA N 11 yang tidak mencantumkannya
Tunggu khabar selanjutnya terkait keterlibatan komite sekolah dalam pelaksanaan proyej swakelola di SMA Negeri 11 Bungo ( Tim )





















Komentar