Bungonews net,BUNGO – Dusun Sari Mlulya , Dusun Kuamang dan dusun Bukit Sari kecamatan Jujuhan Ilir kabuoaten Bungo – Jambi , merupakan dusun penghasil beras dikabupaten Bungo sehingga disebut sebagai dusun / Desa Lumbung Beras

Ditujunjuk sebagai desa lumbung beras lantaran 3 desa ini yang memiliki luas areal persawahan kurang lebih 750 hektar tersebut mampu menghasilkan gabah 8 ton / hektar gabah kering
Namun sangat disayangkan gabah kering milik petani ini terpaksa dijual ke luar daerah lantaran pemerintah daetah, instansi terkait termasuk perusahaan milik daeah. ( BUMD ) tidak tanggap alias tidak punya kemampuan untuk membeli gabah petani,padahal BUMD PT.Bungo Dani Mandiri Utama disebut -sebut sebagai RAJA BERAS di Kabupaten Bungo
Dijualnya gabah petani keluar daerah seperti Sumbar dan Riiau tersebut diakui dan dibenarkan oleh datuk rio ( kades Red ) dusun Sari Mulya, M.Prayitno ” Betul ,selaman ini kita menjual gabah ke tengkulak yang datang dari Sumbar dan Riau ” Ucap datuk rio dusun Sari Mulya (1/04/2024 )
Selain kurangnya resfon pr.erintah,instansi terkait dan perusahaan milik daerah penjualan gabah ke Sumbar dan Riau jauh lebih menjanjikan bahkan mencapai Rp.6.000,- / kg ” kita ditunjuk sebagai Lumbung Beras malah gabah dijual keluar daerah ” Imbuh rio Sari Mulya menyayangkan hal tersebut bisa terjadi
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pihaknya berusaha agar gabah petani dibeli oleh BUMDus ” Kita berharap adanya bantuan kreser mesin panen yang langsung jadi beras dan berasnya diberi label produk Sari Mulya ” tambahnya
Rio dusun Sari Mulya ini berhap pemerintah daerah kabupaten Bungo dan masyarakat dapat memberikan dukungan kepada BUMDus sari Mulya Agar apa yang dicira- Citakan dapat terwujud ( BN )
Dilaporkan oleh : Azhar
Editor : Azwari


























Komentar