Bungonews.net, BUNGO- Menindak lanjuti tuntutan warga agar me- nonaktifkan daruk rio ( kepala desa red ) terkait dugaan penyimpangan dana desa dan sanksi adat yang di demo oleh ratusan warga Koto Jayo kecamatan Tanah Tumbuh pada tanggal 20 Januari 2022 yang lalu , tim audit kabupaten Bungo dikawal ketat oleh puluhan warga setempat ,Senin ( 07/02/22)

Tim Audit Kabupaten Bungo terdiri dari Inspektorat, perwakilan Dinas PMD dan Tenaga teknis PUPR didampingi Camat Tanah Tumbuh serta pihak-pihak terkait Pemerintah dusun dan TPK dusun koto Jayo disaksikan oleh puluhan warga yang mayoritas kaum Mak – Mak .
Sadri tim audit kepada wartawan mengatakan ” Pemeriksaan fisik ini dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat terkait dana desa tahun 2020/2021sebagaimana dalam SPJ yang disesuaikan dengan fakta dilapangan dan temuan nya akan dirangkum untuk itu berikan kami waktu ” tuturnya saat proses pengecekan fisik dilapangan
Sejumlah pembangunan fisik dana desa diperiksa oleh tim auditor termasuk gedung serba guna dan BUMDus hingga kegiatan normalisasi sungai .
Kami kesini mengecek langsung pembangunan fisik sebagaimana tuntutan warga saat demo ” tutur salah satu Tim Audit saat melakukan pemeriksaan karena dihujani protes warga.
Asnawi mewakili masyarakat Dusun Koto Jayo meminta Tim Audit bekerja profesional. “Tolong kami meminta kepada pihak Inspektorat dan tim yang melakukan Audit bisa bekerja dengan baik sesuai fakta yang dilihat langsung dilapangan,” tegasnya.
“Keinginan kami cuma satu, Rio (Kepala Desa-red) dicopot, kami sudah gak mau lagi dipimpin dia, kami kecewa, kekecewaan kami sangat besar, tolong diganti,” teriak emak-emak.
Pantau dilapangan, kantor Rio/Kepala Desa belum belum ada aktivitas karena masih disegel warga. Termasuk tiga unit motor Dinas yang ditarik warga masih diamankan di Mapolsek setempat.
Ardani Camat Tanah Tumbuh dikonfirmasi terkait kantor rio yang masih disegel oleh warga tidak memberikan jawaban ( BN / tim )


























Komentar