Bungonews.net, BUNGO – Aktifitas Pembangunan Embung Bandara Muara Bungo di desa Sungai Buluh kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo Jambi terlihat tidak ada lagi dan bahkan bascamp dan direksi keet tidak ada lagi,sebagaimana pantauan bungonews dilapangan ,Jum,at ( 3/12/21)
Dilokasi Bandara Muara Bungo yang kurtur tanah rawah bekas galian / limbah tambang emas ini pemerintah melalui kementerian Pekerjaan umum dan perumahan ranyat ( PUPR ) dirjen sumber daya air balai wilayah sungai sumatera VI Jambi mengalokasikan pagu dana Rp.29 miliar dengan nilai kontrak sebesar Rp.21,5 Miliar ( 21.509.891.745 ) dengan masa kerja selama 240 hari kalender yang dikerjakan oleh PT.Daka Megaperkasa
Dilokasi rawa eks tambang emas ini terlihat bangunan Embung berdiri dengan kondisi baru selesai dikerjakan dan terdapat gundukan tanah di posisi depan dan belakang Embung yang sebelumnya dijadikan akses jalan melansir material proyek
Menurut kepala bidang sarana prasarana Bappeda Kabupaten Bungo , Sastra Asnawi proyek Embung Bandara yang dikerjakan PT.Daka Megaperkasa tersebut sudah selesai dan akan dilanjutkan lagi tahun depan ” Pekerjaan embung Bandara Muara Bungo sudah selesai karena kontrak nya sudah berakhir dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya ” Tutur Sastra
Dikatakannya bahwa item pekerjaan yang menghabiskan anggaran Rp.21,5 miliar tersebut hanya untuk pekerjaan 1 unit Embung saja ” Dana sebesar Rp.21, 5 Miliar tersebut untuk pembangunan 1 unit Embung saja ” Tuturnya sembari mengaku keterlibatan nya pada kegiatan proyek tersebut sebagai tempat koordinasi saja dan tidak ada keterlibatan langsung .
Tunggu khabar selanjutnya di edisi berikutnya. ( BN.R.001/ Kevin )


























Komentar