Bungonews.net,BUNGO,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo resmi mengeluarkan edaran Belajar Daring dikarenakan kabut asap yang melanda wilayah Bungo dan sekitarnya.
Edaran tersebut dikeluarkan setelah hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada laman https://ispu.menlhk.go.id di Stasiun Pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara Kabupaten Bungo pada tanggal 11 Oktober 2026, jam 13.00 WIB, tercatat dalam kategori *”SANGAT TIDAK BAIK” dengan ISPU 273.*
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, *Ir. Hj. Annalukita, MM*, menginstruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan Tingkat PAUD, TK, SD dan SMP untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar dengan sistem *DARING / Pembelajaran Jarak Jauh.*
> “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Diberitahukan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan, mengingat ISPU sudah sangat tidak baik, maka KBM dilakukan secara Daring,” tulis edaran tersebut.
Kebijakan belajar daring ini *Terhitung Mulai Tanggal 12 Oktober 2026 s/d 14 Oktober 2026.*
Disdikbud menghimbau kepada siswa dan orang tua untuk tetap sehat dan terus belajar dari rumah menuju *BUNGO PINTAR*, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan mengingat kabut asap yang masih berlanjut.
Kondisi kabut asap terlihat semakin pekat dalam beberapa hari terakhir akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik
Kadis kesehatan kabupaten Bungo, dr.H.Syafaruddin Matondang dikonfirmasi terkait pemantauan ISPU yang masih melalui Tebo dikatakannya ” Kalau pemantauan ISPU sebenarnya kewenangan Dinas LH,informasi yang kami dapatkan alat di yang di Bungo rusak makanya minta bantu dengan kabupaten Tebo, kalau kami pokus pada ISPA pak, Insya Allah hari ini masker dibagikan ke masyarakat ” Ucapnya
Sementara pihak dinas LH Bungo dikonfirmasi tidak memberikan jawaban
( BN )
