Bungonews.net,Bungo-Kelangkaan gas LPG 3 kg atau yang dikenal dengan gas melon kembali dikeluhkan warga Kabupaten Bungo. Akibat pasokan yang tersendat, harga gas subsidi tersebut meroket hingga menembus Rp 50 ribu per tabung di sejumlah titik.

Menanggapi keresahan masyarakat, Pemkab Bungo bersama tim gabungan yang terdiri dari Diskoperindag, Satpol PP, Bagian Ekonomi, serta unsur pimpinan DPRD, langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pangkalan.
Kepala Dinas Koperindag Bungo, Zamroni, S.Ag, menegaskan bahwa pangkalan diwajibkan mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan mengutamakan penjualan kepada warga sekitar.
“Hari ini tim sudah melakukan sidak ke sejumlah pangkalan. Kami menekankan agar mereka tidak menjual di atas HET dan tetap mengutamakan masyarakat dalam wilayah pangkalan,” ujar Zamroni, (12/2/2026).
Untuk memastikan distribusi gas kembali normal, Pemkab Bungo akan menggelar operasi pasar gas LPG 3 kg pada Jumat, 13 Februari 2026. Gas akan dijual dengan harga resmi Rp 18.000 per tabung, dengan pembelian dibatasi satu tabung per orang.
“Besok pagi operasi pasar digelar di beberapa titik dalam Kota Muara Bungo. Warga diminta membawa KTP untuk pendataan,” tambah Zamroni.
Jadwal Operasi Pasar Gas 3 Kg Jumat, 13 Februari 2026
1.Taman Hijau Pasar Muara Bungo (Kec. Pasar Muara Bungo)Pukul 10.00–11.00 WIB
Agen: PT. Loka Naraya Cemerlang
2.Kantor Camat Rimbo Tengah
Pukul 10.00–11.00 WIB
Agen: PT. Sinar Era Perkasa
3.Simpang 4 Jaya Setia (Kec. Pasar Muara Bungo)
Pukul 10.00–11.00 WIB
Agen: PT. Sulthan Gas Bungo
4.Simpang Tengek (Pangkalan An), Kec. Bungo Dani
Pukul 13.00–14.00 WIB Agen: PT. Kandis Permai Lestari
Dihaharap operasi pasar ini dapat membantu menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kelangkaan gas melon yang terjadi beberapa hari terakhir.
(BN–war)

























Komentar