Bungonews.net,BUNGO,Anak magang yang tengah menjalani praktik di Lapas Kelas IIB Muara Bungo ikut terlibat langsung dalam aksi gotong royong membersihkan GOR MTQ Kabupaten Bungo. Bersama warga binaan, KONI, dan Disporabudpar, mereka berhasil membuat area GOR terlihat jauh lebih bersih, nyaman, dan enak dipandang.
Kegiatan yang digelar kemarin ini bukan sekadar aksi membawa sapu atau kain pel. Gotong royong tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap seruan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai pentingnya gerakan gotong royong nasional.Sabtu ( 7/2/2026 )
Yang menarik, peran para anak magang menjadi sorotan karena mereka tidak hanya membantu membersihkan area olahraga, tetapi juga aktif berkoordinasi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan berbagai tim yang terlibat.
Salah satu peserta magang mengaku bangga terlibat langsung dalam kegiatan ini.
“Awalnya deg-degan, tapi setelah kerja bareng warga binaan dan tim lain, rasanya bangga sekali. Hasilnya terlihat jelas, GOR MTQ jadi bersih dan rapi,” ujarnya.
Kalapas Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan apresiasi besar kepada para anak magang.
“Anak magang di Lapas Muara Bungo bukan sekadar ikut program—mereka belajar langsung tentang kerja tim, komunikasi, dan kontribusi nyata. Ini bagian penting dari pembinaan karakter dan profesionalisme mereka,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan PLH Lapas Muara Bungo, Amirudin, yang menilai para anak magang menunjukkan perkembangan positif.
“Mereka cepat belajar soal tanggung jawab dan kolaborasi. GOR MTQ bukan hanya jadi bersih, tapi juga jadi arena belajar bagi mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Kasie Binadik dan Giatja Lapas Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang, menegaskan bahwa keterlibatan anak magang dalam kegiatan lapangan memberi dampak nyata.
“Mereka tidak canggung berkomunikasi dengan warga binaan, petugas, maupun tim dari luar. Ini bukti bahwa kegiatan seperti ini membentuk tanggung jawab dan kepedulian sosial,” jelasnya.
Kolaborasi antara anak magang, warga binaan, petugas KONI, Disporabudpar, hingga komunitas olahraga lokal membuat suasana gotong royong semakin seru. Pembersihan dilakukan menyeluruh, mulai dari tribun hingga lapangan.
Perwakilan KONI Kabupaten Bungo juga mengapresiasi kontribusi anak magang dan warga binaan.
“Kami bangga melihat semangat mereka membersihkan tempat latihan atlet agar lebih nyaman,” katanya.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang mendorong program magang sebagai ruang belajar produktif. Beliau menekankan pentingnya pengalaman kerja langsung yang dibarengi pembangunan karakter, tanggung jawab, serta rasa percaya diri peserta magang saat berinteraksi dengan masyarakat.
Aksi gotong royong ini pun diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat kebersihan dan kerja sama diharapkan terus hidup di tengah masyarakat Bungo, karena lingkungan yang bersih adalah fondasi kehidupan yang sehat dan berkualitas.
Kini, GOR MTQ bukan hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga simbol bahwa anak magang mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
( BN/ JP )





















Komentar