Ditanya Progres CV.Riau Bumi Adil Vendor PT.WIKA Proyek Irigasi Puluhan Miliar di Bungo ” Bungkam “

BUNGO, NASIONAL152 Dilihat

Bungonews.net, Bungo -Helby pelaksana CV.Riau Bumi Adil yang merupakan vendor ( subkon ) PT.Wjaya Karya ( WIKA ) yang mengerjakan. proyek perbaikan irigasi Dam Pulau Pekan Sungai Arang lebih memilih bungkam ketika ditanya kemajuan fisik ( progres ) dilapangan jelang akhir tahun 2025

Pantauan dilapangan progres fisik perbaikan irigasi DAM Pulau Pekan -Sungai Arang yang dikerjakan oleh CV Riau Bumi Adil dikhawatirkan tidak mampu menyelesaikan proyek 100 persen jelang akhir tahun 2025 Selain progresnya minim ,tidak transparan mutu pekerjaannya pun diduga tidak sesuai spek

” Kemungkinan tidak selesai bang, saat ini progresnya paling banter baru 30 persen sementara waktu pelaksanaan tinggal beberapa hari lagi ” Tutur sumber.

Dilapangan ditemukan galian irigasi yang tidak rapi dan tumpukan material bekas yang menumpuk pada pada bahu irigasi, serta ditemukannya pemotongan besi waremes untuk mempermudah pembengkokan besi padahal dalam ketentuan teknis tidak diperbolehkan

Dikonfirmasi, Helby selaku vendor proyek tidak memberikan jawaban dihubungi ponselnya tidak diresfon

Sementara Bupati Bungo H.Dedy Putra berharap proyek skala besar perbaikan irigasi dalam kabupaten Bungo yang dikerjakan oleh perusahaan milik negara ( WIKA ) terlebih didusun kelahirannya Sungai Arang bermasalah karena beliau masih berharap tahun 2026 akan digelontorkan lagi anggaran lebih besar untuk perbaikan DAM / waduk ” Saya tidak ingin ada masalah dengan proyek irigasi yang dikerjakan oleh WIKA baik di Dam Batang Uleh maupun Dam Pulau Pekan Sungai Arang dan daerah irigasi lainnya karena kita masih berharap tahun depan akan ada anggaran lebih besar lagi untuk perbaikan DAM ” tegas Bupati kepada Bungonews baru- baru ini

Bupati Bungo berharap masyarakat membantu mengawasi pekerjaan proyek dan berkoordinasi bila ada masalah ” pengawasan masyarakat sangat kita perlukan, dan tolong dikoordinasikan dengan pelaksana proyek jika ada kejanggalan dan temuan dilapangan ” Tuturnya berharap

Terkait progres jelang akhir tahun 2025, managemen PT.WIKA mengakui pencapaiannya belum 50 persen, hal ini dikarenakan adanya kendala non teknis dari para vendor ” Vendor lokal tidak mampu mendatangkan pekerja yang kompeten yang bisa diatur dan bisa bekerja sesuai target, pekerja lokal menghilang dan tidak segera mendapat pengganti yang lebih baik serta control quality yang sulit ketika diawasi ” Tutur Managemen PT.WIKA yang diteruskan oleh Anggi kepada Bungo news

Ditegaskannya ” kami akan datangkan pekerja dari luar Jambi yakni :Lampung,pekan Baru dan Pulau Jawa sebagai solusinya

Pantauan Bungonews diberapa daerah irigasi dalam kabupaten Bungo terlihat progres pekerjaan sangat minim. ( BN- war )

 

 

Komentar