Bungonews.net, Bungo- Proyek Cetak sawah yang ditargetkan 915 Ha yang masuk dalam kontrak seluas 261Ha dikabupaten Bungo yang terancam gagal yang selama ini tertutup terhadap publik ternyata dikerjakan oleh dua kontraktor
Didusun Lubuk Kayu Aro seluas 109 Ha terealisasi hanya 20 Ha dikerjakan.oleh CV.GIM sedangkan di lokasi dusun Rantau Pandan seluas 113 Ha hanya terealisasi seluas 10 Ha dikerjakan oleh CV.ABK sedangkan di dusun Rambah kecamatan Tanah Tumbuh seluas 39 Ha yang semestinya juga dikerjakan oleh CV.ABK belum tersentuh
Gagalnya proyek cetak sawah didusun Lubuk Kayu Aro, dusun Rantau Pandan dan dusun Rambah ini diakui oleh Robiul awal Datuk Rio ( kades red ) dusun Lubuk Kayu Aro ” Gagal bang karena lokasinya didaerah berbukit tidak memungkinkan bisa dialiri air ” Tuturnya sembari membenarkan bahwa alat berat yang bekerja didusun Rantau Pandan juga sudah keluar dari lokasi ( 10/12/2025 )
Pantauan Bungonews , Kamis ( 11/12/2025 ) didusun Rantau Makmur kecamatan Tanah Sepenggal Lintas terdapat pengerjaan cetak sawah seluas 100 Ha yang dikerjakan oleh kontraktor CV.GIM
” Yang mengerjakan proyek cetak sawah seluas 100 hektar di dusun Rantau Makmur ini kontraktor yang mengerjakan lokasi gagal di dusun Lubuk Kayu Aro pak ” Tutur Muhamad Amin yang mengaku anggota konsultan proyek tersebut.
Ditanya desain gambar dan spesifikasi teknis cetak sawah yang sedang dikerjakan di Rantau Makmur, Amin tidak bisa memperlihatkannya ” Saya hanya mengawasinya saja pak desain gambarnya saya tidak tahu pak ” Ujarnya mengakui
Pengerjaan cetak sawah didusun Rantau Makmur dengan target 100 Ha yang baru dimulai pengerjaannya di areal seluas 2,7 Ha di rawa ( Guntung ) terlihat pematang hanya berupa tumpukan kayu bekas ditumbang sedangkan lokasi lainnya belum disentuh.Dipastikan proyek cetak sawah didusun Rantau Makmur ini tidak rampung jelang akhir tahun 2025 .
Sementara Marzuki Ali Datuk Rio ( kades red ) dusun Rantau Makmur dikonfirmasi membenarkan didesanya ada cetak sawah ” Yo bang , baru dimulai sejak beberapa hari yang lalu , yang mengerjakannya kontraktor yang dari Lubuk Kayu Aro kemaren ” Tuturnya via telpon
Terkait proyek cetak sawah di dusun Rambah yang dikerjakan oleh CV.ABK camat Tanah Tumbuh Darmuji dikonfirmasi mengatakan ” Sampai hari ini belum ada kegiatan cetak sawah di dusun Rambah bang, ” Tuturnya yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler (11/12/2025 )
Sementara Khailani yang disebut sebagai pejabat penanggung jawab teknis dari Dinas Pertanian Provinsi Jambi dikonfirmasi tidak memberikan jawaban.
Diminta APH turun tangan mengusut kegagalan proyek cetak sawah yang berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat yang tidak dapat memanfaatkan program pemerintah tersebut dan melakukan pemeriksaan penggunaan ratusan juta uang negara yang digunakan untuk survey lokasi ( BN – war )















Komentar