Warga Minta Polisi Tindak Gudang Solar Subsidi di Sungai Mengkuang

BUNGO557 Dilihat

Bungonews.net, Bungo – Kepolisian Resor (Polres) Bungo diminta segera menertibkan gudang-gudang penimbunan BBM bersubsidi yang diduga ilegal di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah.

Warga yang bermukim di sekitar lokasi gudang mengaku mulai was-was dengan aktivitas penimbunan solar bersubsidi tersebut. Kekhawatiran muncul karena gudang-gudang itu menyimpan minyak dalam jumlah besar tanpa standar keselamatan.

“Kami berharap pihak kepolisian turun ke wilayah kami di Sungai Mengkuang. Mulai dari Pal 6, simpang sebelah pemakaman, belakang kantor Rio, belakang SD, sampai sekitar SPBU Pal 9. Ada belasan gudang solar ilegal di sini, Pak,” keluh salah seorang warga Pal 6, Senin (13/10/2025).

Warga juga meminta agar penertiban dilakukan tanpa tebang pilih, siapa pun pemilik atau oknum yang membekingi.

“Kami khawatir gudang-gudang itu bisa jadi sumber bencana kalau terus dibiarkan di pemukiman warga,” sambungnya.

Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Sejumlah kejadian kebakaran besar yang bersumber dari gudang minyak ilegal di daerah lain menjadi peringatan akan potensi bahaya serupa di Sungai Mengkuang.

Selain itu, aktivitas penimbunan ini juga diduga kuat berkaitan dengan praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kian marak di wilayah Kabupaten Bungo.

Aksi penimbunan BBM jenis solar bersubsidi yang dilakukan secara terang-terangan oleh Anto, warga Dusun Sungai Mengkuang.

Pada Minggu sore (12/10/2025), puluhan jeriken berisi solar subsidi terlihat tersusun di atas jembatan di wilayah tersebut, diduga akan dikirim ke calon pembeli di kawasan Kuamang Kuning.

Anto diduga merasa aman menjalankan bisnis ilegal ini karena diduga berkolaborasi dengan oknum Aparat Penegak Hukum (APH).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut sudah berlangsung lama tanpa pernah tersentuh hukum.

Ketika dikonfirmasi, Anto mengakui kepemilikan puluhan jeriken berisi BBM tersebut.

“Ini minyak sayo, bang. Sayo dak berani simpan di rumah, makanya disimpan di gudang,” ujarnya.

Namun, saat ditanya dari mana memperoleh solar subsidi dalam jumlah besar, Anto enggan menjawab. Ia hanya menyebut bahwa dirinya tidak bekerja sendiri, melainkan bersama seorang oknum APH berinisial IR

. ( Tim )

Komentar