Bungonews.net, Bungo – Proyek desa rehab lapangan bola kaki dusun Lubuk Landai kecamatan Tanah Sepenggal menyebabkan terancamnya banjirnya rumah penduduk dan SD dan SMP yang berada di dekat lokasi lapangan bola kaki tersebut, pasalnya drainase yang berpungsi memimalisir terjadinya banjir di sekelilng lapangan sudah ditimbu dengan tanah


Hal ini terpantau langsung oleh bungonews dilapangan (25/8/2025 ) terllihat drainase jalan sudah ditimbun permanen dengan menggunakan tanah padahal kawasan tersebut merupakan kawasan padat penduduk dan rawan banjir
Menariknya gedung SD dan SMP yang jaraknya dengan lapangan bola kaki hanya dibatasi oleh jalan kabupaten yang dibangun oleh pemerintah
Menurut pengakuan beberapa orang pegawai kantor camat Tanah Sepenggal Rehab lapangan bola kaki dusun Pasar Lubuk Landai yang sengaja menutup drainase jalan tersebut tidak ada koordinasi ” Sampai hari ini tidak ada koordinasi dengan pihak kecamatan ,kami tahunya lapangan bola kaki tersebut sudah di rehab dan drainase jalan sudah ditimbun ” tutur sejumlah pegawai kantor camat Tanah Sepenggal (25/8/2025)
M.Haris.S.Kom camat Tanah Sepenggal dikonfirmasi belum memberikan tanggapan
Sementara kepala bidang cipta karya dinas PUPR kabupaten Bungo, Yeni ditanya apakah rehab lapangan bola kaki dusun Pasar Lubuk Landai yang sengaja menutup drainase jalan mengatakan belum ada koordinasi terkait hal tersebut ” Rasanya belum ado lah bang “tulisnya melalui pesan WA menjawab pertanyaan bungonews (26/8/2025 )
Diketahui rehab lapangan bola kaki dusun Pasar Lubuk landai yang sengaja menutup drainase jalan tersebut bersumber dari dana desa tahun 2025 dengan anggaran Rp.101.261.000,- dengan volume 7.150 M2.terpantau pada papan proyek tanpa mencantumkan tim pelaksana kegiatan dengan item pekerjaan hanya timbunan tanah
Diminta instansi terkait, dinas PUPR ,dinas LH, Dinas pendidikan dan pihak kecamatan untuk meninjau ulang proyek rehab lapangan bola kaki dusun lubuk landai yang tidak ada koordinasi yang berpotensi akan menyebabkan banjir tersebut dan diminta kepda inspektorat Bungo melakukan audit anggaran yang dicurigai di Mark-up ( BN- war )


























Komentar