Diduga Tumpang Tindih, Diminta APH Usut Proyek Penahan Tebing Jalinsum Jujuhan

BUNGO, NASIONAL1201 Dilihat

Bungonews.net, Bungo – Proyek Preservasi jalan yang berlokasi di Jalan lintas Sumatera dusun Tukum  kecamatan Jujuhan  kabupaten Bungo  – Jambi yang dikerjakan oleh PT.Azka Pembangunan Merangin dengan nilai kontrak Rp.10,5 Miliar  ( 10.566.215.000) diduga  Sarat masalah dan dicurigai adanya tumpang tindih anggarannya, Pasalnya proyek yang bersumber dari dana APBN  yang dikelola oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN ) PUPR Provinsi Jambi   ini sebelumnya ditangani oleh PT.Tembesu Jaya Group tanpa melalui proses pelelangan dan tanpa kontrak dan tanpa diketahui  anggarannya

Kejanggalan lain proyek yang dikontrak oleh perusahaan kontraktor group H.Andi  yang diawasi oleh dua perusahaan jasa konsultan yakni PT.Laras Sembada dan PT.Yoka Tiga konsultan diduga sengaja tidak mencantumkan  Masa dan jangka waktu pelaksanaan pada  papan merek proyek agar tidak diketahui oleh publik

” Kami juga bingung di papan merek proyek tidak mencantumkan  jangka waktu pelaksanaan, kami yakin ini sengaja untuk mengelabui masyarakat ” tutur warga setempat

Diakui oleh Pelaksana proyek sebelumnya  PT.Tembesu Jaya, Mas Memet mengakui  ” Yo bang sebelumnya kami yang mengerjakan penanganan darurat pasca  longsor jalan ini namun dilanjutkan oleh perusahaan lain bang ” Tutur Mas Memet mengakui tanpa menyebut berapa besar anggaran penanganan  pasca bencana yang dimaksud

Hal yang sama juga diakui oleh pria yang mengaku pengawas proyek

” Benar, dilokasi ini sebelumnya ada pekerjaan penanganan darurat yang dikerjakan oleh PT.TJ , kami tidak tahu soal itu apakah lokasinya tumpang tindih atau tidak ,kami mengerjakan proyek sesuai dengan kontrak saja ” Tutur pelaksana proyek dengan logat kerinci sembari menyarankan agar koordinasi dengan Alvin  tangan kanan   H.Andi Group

Untuk menghindari tumpang tindih anggaran disatu lokasi proyek diminta kepada pihak terkait untuk mengidetifikasi  perencanaan dan  jadwal  yang  realistis termasuk persoalan  pelelangan  proyek  agar terhindar dari persekongkolan ( KKN )
kepada APH diminta segera menyelidiki  anggaran proyek yang diduga tumpang tindih tersebut ( BN )

Komentar