Utang Proyek Tahun 2024 Akan Menjadi Beban Bupati Terpilih

BUNGO, NASIONAL6755 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Jelang akhir tahun 2024 yang lalu kabupaten Bungo dihebohkan dengan proyek tunda bayar dan akan dijadikan utang daerah dengan alasan  tidak adanya ketersediaan anggaran daerah dan alaaan belum masuknya dana bagu hasil  ( DBH ) dari pemerintah provinsi Jambi

Merebak isue  proyek yang bersumber dari dana APBD alias Pokir anggota dewan ( DPRD ) kabupaten Bungo juga kena imbasnya .

Menariknya proyek yang bersumber dari APBN  ( DAK ) juga tunda bayar bahkan terang -terangan diakui akan jadi utang pemda begutu juga halnya proyek  APBN ( DAU SG ) padahal  kegiatan DAK dan DAU SG ini tidak mengenal tunda bayar , artinya sesuai jadwal ( time schedulle ) akan dibayarkan sesuai dengan prigres fisik  jika tidak tuntas 100 persen anggaran  akan dikembalikan ke KAS negara,muncul pertanyaan Kenapa jadi utang daerah ? diprediksi dalam laporannya  sudah 100 persen namun pembayarannya belum disampaikan kepada rekanan

Hal ini diakui oleh sejumlah pejabat pembuat komitmen ( PPK ) di dinas pendidikan ,dinas kesehatan  dan Dispiorapar kabupaten Bungo )

Tidak hanya itu proyek infrastruktur jalan dan jembatan  di Dinas PUPR kabupaten Bungo  yang bersumber dari dana bagi hasil sawit ,APBD  dan DAU pun  hingga saat ini belum juga dibayar , hal ini tentunya tidak sebatas PR namun akan menjadi beban bagi bupati terpilih Dedy – Dayat nantinya.

Berdasarkan investigasi dilapangan dan pengakuan berbagai pihak ternyata proyek tunda bayar yang bersumber dari APBD alias pokir anggota DPRD kabupaten Bungo sudah dibayarkan sejak beberapa bulan yang lalu ” Sebanyak 27 paket pokir di Disporapar sudah dibayarkan 100 persen bang , hanya satu paket yang belum dibayar karena terlambat setelah pemberian kesempatan kerja ‘Tutut Didik PPTK Disporapar kabupaten Bungo diruangan kerjanya baru – baru ini

Hal ini diakui okeh Aris  kontraltor pelaksana proyek gedung serbaguna di Disporapar Bungo yang berlokasi di kecamatan Jujuhan dengan nilai Rp 600 jutaan ” Sampai hari ini belum ada pembayarannya bang, kemaren janjinya akan dibayar setelah libur idhul fitri ” Ucapnya

Di Dinas Pendidikan kabupaten Bungo yang sebelumnya diakui sejumlah proyek DAK belum dibayarkan,setelah ditelusuri diakui sudah dibayarkan sejak beberapa bulan yang lalu ,hanya proyek penambahan waktu saja yang belum dibayarkan ” sebut salah seorang staf di bidang pembinaan sekolah dasar dinas pendidikan kabupaten Bungo.

Tidak jauh beda dengan Dinas PUPR Kabupaten Bungo, Asbi Assadiqi kadis PUPR kabupaten Bungo dan  Dwi Herwindo Kabid Bina marga dikonfirmasi selalu mengaku bingung dan tidak bisa berbuat banyak karena sejumlah proyek belum dibayarkan

Pengakuan Kadis dan kabid BM DPUPR Bungo ini dibenarkan oleh Alvin kontraktor  pelaksana  asal kerinci  dan Zakaria kontraktor asal Bungo ” Sampai hari ini proyek jalan dan jembatan belum dibayar juga ,proyek selesai tapi tidak dibayar ” Tutut Zakaria yang biasa disapa JEK

Lebih menarik lagi proyek Puskesmas Babeko yang dikerjakan oleh  PT.Bambu Wulung Jaya di putus kontrak oleh PPK dinkes Bungo sebelum adanya hasil audit dari inspektorat dan instansi teknis  ternyata proyek yang bersumber dari dana DAK 2024 tersebut belum juga dibayar ‘ Belum juga dibayarkan ,kemaren ada konsultan hubungi saya , saya bilang selesaukan dulu dokumennya nanti saya dijebak lagi karena kemaren katanya sidah putus kontrak ” ucap Hardian Angga kontraktor pelaksana proyek puskesmas Babeko

Terkait persoalan tersebut kepala BPKAD kabupaten Bungo, M.Rachmat setiap kali dikonfirmasi tetkesan menghindar, dengan alasan rapat dan zoom metting serta sedang bersama bupati dan BPK , itulah alasan setiap dikonfirmasi

Berikut ini aejumlah proyek yang belum dibayar dan dijadikan utang daerah :

1. Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Babeko dikerjakan oleh PT.Wulung Jaya  ( DAK 2024 ) Rp.1,6 miliar
2. Proyek Jembatan Batang Bungo ( Mangun Jayo ) dikerjakan oleh CV.Rayyan Fazza Matalino ( DBH sawit 2023 ) Rp.13,5 Miliar
3. Proyek jembatan Tebo Pandak ( DAU ) Rp.1,1 miliar
4. Proyek Jembatan Rantau Panjang – Jujuhan Dikerjakan oleh CV.Beebo corp ( APBD ) Rp.7,0 Miliar  dan sejumlah proyek peningkatan jalan dam pemmbangunan jalan lingkungan dalam kabupaten Bungo

Tunggu khabar selanjutntnya terkait proyek tunda bayar dan setoran fee proyek yamg mencapai 12 persen

( BN – War )

Komentar